HOME  ⁄  Lifestyle

Menpar Kawal Kesiapan Belitong Hadapi Revalidasi UNESCO Demi Kembalikan Status Hijau Geopark

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menpar Kawal Kesiapan Belitong Hadapi Revalidasi UNESCO Demi Kembalikan Status Hijau Geopark
Foto: (Sumber :Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat saat mengunjungi Belitong Geopark Information Center menjelang proses revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp), Minggu (5/7/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata).)

Pantau - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengawal kesiapan Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) bersama seluruh pemangku kepentingan menjelang proses revalidasi UNESCO yang dijadwalkan berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.

Kemenpar Perkuat Persiapan Menuju Revalidasi

Widiyanti mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi UNESCO agar kesiapan geopark semakin optimal.

Ia mengungkapkan, "Saya berharap pertemuan hari ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi UNESCO, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan dukungan dan percepatan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah."

Kementerian Pariwisata memberikan dukungan melalui pemasangan rambu di geosite prioritas, penyelenggaraan seminar internasional, penyediaan papan informasi dwibahasa, pembaruan situs web resmi geopark, integrasi informasi peringatan dini cuaca dari BMKG, serta keberlanjutan program edukasi Geopark Goes to School.

Widiyanti juga menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan pengelola, dukungan anggaran, penyelesaian regulasi, kesiapan masyarakat sekitar geosite, serta pengembangan interpretasi dan storytelling untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Ia mengungkapkan, "Seluruh rekomendasi dan saran UNESCO harus dijawab dengan kerja nyata, tata kelola yang kuat, dan koordinasi yang rapi antara pemerintah daerah, pengelola geopark, komunitas, pelaku wisata, dan masyarakat."

Belitung Targetkan Kembali Raih Status Hijau

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menyatakan pemerintah daerah terus memperkuat pengelolaan kawasan Belitong UNESCO Global Geopark agar kembali memperoleh status hijau.

Ia mengungkapkan, "Ini adalah PR kita untuk bekerja keras, untuk bersama-sama mengembalikan geopark ini menjadi hijau kembali."

Belitong menyandang status UNESCO Global Geopark sejak April 2021 dengan kawasan seluas sekitar 4.800 kilometer persegi daratan dan 13.000 kilometer persegi laut yang mencakup 24 geosite di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Pada revalidasi pertama yang berlangsung 15–20 Juli 2024, UNESCO memberikan lima rekomendasi dan empat saran perbaikan dengan hasil akhir berupa kartu kuning sehingga menjadi fokus pembenahan menjelang revalidasi tahun ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf