
Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon memperkenalkan program Museum Passport kepada diaspora Indonesia di Madrid, Spanyol, sebagai inovasi untuk meningkatkan minat masyarakat mengunjungi museum sekaligus memperkuat pelestarian sejarah dan budaya Indonesia.
Fadli mengatakan program Museum Passport merupakan salah satu upaya Kementerian Kebudayaan untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar sekaligus pelestarian sejarah.
Ia mengungkapkan, “Program Museum Passport sebagai salah satu inovasi Kementerian Kebudayaan untuk mendorong minat masyarakat terhadap museum sebagai ruang belajar dan pelestarian sejarah.”
Program Museum Passport memungkinkan pengunjung mengoleksi stempel dari berbagai museum dan cagar budaya yang berada di bawah pengelolaan Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB).
Perkuat Pelestarian dan Promosi Budaya Indonesia
Fadli menjelaskan Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari cagar budaya nasional, Warisan Budaya Takbenda Indonesia, hingga Warisan Dunia UNESCO dan Intangible Cultural Heritage UNESCO.
Ia menegaskan pelestarian kebudayaan merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Menurutnya, seluruh elemen bangsa, termasuk diaspora Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional.
Kunjungan ke Madrid Bahas Pelindungan Budaya Palestina
Fadli menyebut diplomasi budaya Indonesia terus diperkuat, salah satunya melalui kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Kompleks Candi Prambanan yang menjadi momentum penguatan kerja sama kebudayaan kedua negara.
Kunjungan Fadli ke Madrid juga dilakukan untuk memenuhi undangan Menteri Kebudayaan Spanyol dan Menteri Kebudayaan Palestina dalam membahas pembentukan aliansi internasional guna melindungi identitas budaya bangsa Palestina dari ancaman genosida budaya.
Ia menilai pelindungan warisan budaya merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya menjaga peradaban dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





