HOME  ⁄  Lifestyle

Ahli Gizi Rekomendasikan Enam Makanan Kaya Probiotik Selain Yoghurt untuk Menjaga Kesehatan Usus

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ahli Gizi Rekomendasikan Enam Makanan Kaya Probiotik Selain Yoghurt untuk Menjaga Kesehatan Usus
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Tempe termasuk makanan kaya probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Shutterstock/Wisely.)

Pantau - Ahli gizi merekomendasikan sejumlah makanan kaya probiotik selain yoghurt, mulai dari tempe hingga sayuran fermentasi, yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Rekomendasi yang dipublikasikan Real Simple pada Senin (5/10/2026) tersebut dapat menjadi alternatif bagi orang yang bosan mengonsumsi yoghurt sebagai sumber probiotik.

Pilihan makanan itu meliputi tempe, kimchi, kefir, pasta miso, keju cottage, serta berbagai jenis sayuran fermentasi.

Tempe, Kimchi, dan Kefir Jadi Pilihan

Ahli gizi Jenny Beth Kroplin menyebut tempe yang dibuat melalui proses fermentasi biji kedelai sebagai salah satu alternatif makanan kaya probiotik yang populer.

Selain mengandung probiotik, tempe menjadi sumber protein, serat, dan mineral serta dapat diolah menjadi berbagai jenis hidangan.

“(Tempe) mudah dimasak dan secara keseluruhan merupakan alternatif daging nabati yang baik,” kata Kroplin.

Kimchi yang dibuat melalui fermentasi sayuran dengan beragam bumbu juga mengandung kultur hidup sekaligus serat.

Ahli gizi Kelli Morgan mengatakan kimchi dapat dipadukan dengan berbagai makanan, termasuk biji-bijian, roti panggang alpukat, telur orak-arik, dan nasi.

“Anda juga bisa memadukannya dengan bahan-bahan kaya prebiotik seperti bawang bombay atau bawang putih untuk manfaat tambahan bagi kesehatan pencernaan,” katanya.

Kefir yang merupakan minuman susu fermentasi juga menjadi sumber probiotik dan protein dengan tekstur lebih encer dibandingkan yoghurt.

“Campurkan kefir ke dalam smoothie bersama pisang dan oat, keduanya merupakan sumber serat prebiotik yang sangat baik,” kata Morgan.

Miso hingga Sayuran Fermentasi Bisa Jadi Alternatif

Pasta miso yang berasal dari kedelai fermentasi menyediakan kultur probiotik aktif hidup yang dapat mendukung kesehatan usus.

Menurut Kroplin, miso dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sup, bumbu perendam, maupun campuran saus.

Beberapa jenis keju cottage juga mengandung kultur probiotik, tetapi konsumen disarankan memeriksa komposisi produk sebelum membelinya.

“Periksalah label komposisinya untuk memastikan keju cottage mengandung kultur aktif hidup seperti Lactobacillus acidophilus atau Bifidobacterium lactis,” katanya.

Sayuran fermentasi seperti sauerkraut dan acar juga dapat menjadi pilihan untuk menambah cita rasa makanan sekaligus asupan probiotik.

“Pada dasarnya, semua sayuran yang difermentasi atau diasamkan dapat memberikan dampak probiotik pada kesehatan usus,” kata Kroplin.

Sayuran fermentasi dapat dikonsumsi sebagai camilan, campuran salad, isian roti lapis, maupun pendamping daging dan ikan panggang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026