
Pantau - Memelihara tanaman hias di dalam rumah menjadi salah satu cara mempercantik ruangan, terutama dengan memilih lima jenis tanaman yang mudah dirawat dan cocok bagi pemula maupun orang yang memiliki waktu terbatas.
Ahli botani dari North Carolina State University, Scott Zona, merekomendasikan sejumlah tanaman hias yang mampu bertahan dengan perawatan sederhana serta dapat beradaptasi terhadap kondisi pencahayaan di dalam rumah.
Dilansir dari laman Real Simple, Rabu (14/10/2026), tanaman tersebut meliputi tombak Afrika, tanaman ZZ, karet mini, golden pothos, dan aglaonema.
Kelima tanaman tersebut memiliki karakteristik berbeda, tetapi relatif mudah dipelihara selama kebutuhan air, cahaya, dan media tanamnya diperhatikan.
Lima Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Pemula
Tanaman pertama adalah tombak Afrika (Dracaena angolensis), jenis sukulen yang memiliki daun panjang, tegak, dan tidak membutuhkan banyak air.
Pada musim panas, tanaman ini cukup disiram sekitar dua minggu sekali, sedangkan pada musim dingin penyiraman dapat dilakukan sebulan sekali.
Tombak Afrika juga membutuhkan media tanam dengan drainase baik agar air tidak menggenang dan menyebabkan kerusakan akar.
Pilihan kedua adalah tanaman ZZ (Zamioculcas zamiifolia) yang dikenal mampu bertahan meskipun tidak mendapatkan penyiraman secara teratur.
Tanaman ZZ dapat tumbuh di tempat dengan pencahayaan rendah, tetapi pertumbuhannya lebih baik apabila mendapatkan cahaya terang secara tidak langsung.
Pemilik tanaman disarankan membiarkan tanah mengering sebelum melakukan penyiraman berikutnya untuk menghindari pembusukan akar.
Tanaman ketiga adalah karet mini (Peperomia obtusifolia) yang cocok ditempatkan di meja kerja, rak, maupun sudut ruangan.
Tanaman ini memiliki daun tebal yang mampu menyimpan air sehingga tidak membutuhkan kondisi tanah yang terus-menerus basah.
Karet mini tumbuh optimal dengan cahaya terang tidak langsung, tetapi masih mampu bertahan selama beberapa bulan dalam kondisi pencahayaan rendah.
Jenis keempat adalah golden pothos (Epipremnum aureum), tanaman merambat yang dapat dimanfaatkan untuk mempercantik berbagai sudut rumah.
Tanaman ini mampu tumbuh dengan baik pada pencahayaan tidak langsung dan masih dapat bertahan dalam kondisi cahaya rendah.
Penyiraman golden pothos sebaiknya dilakukan ketika media tanam mulai mengering agar kelembapan tanah tetap terjaga.
Sementara itu, pilihan kelima adalah aglaonema (Aglaonema) yang dikenal memiliki beragam warna dan corak daun menarik.
Aglaonema dapat tumbuh dengan pencahayaan tidak langsung serta mampu beradaptasi terhadap udara yang relatif kering.
Meski demikian, tanaman ini lebih menyukai lingkungan dengan kelembapan tinggi dan suhu hangat untuk mendukung pertumbuhannya.
Ahli Botani Ingatkan Pentingnya Memahami Kebutuhan Tanaman
Scott Zona mengingatkan bahwa kemudahan perawatan bukan berarti seluruh tanaman hias dapat diperlakukan dengan cara yang sama.
Menurutnya, pemilik tanaman perlu memahami habitat asli setiap jenis tanaman sebelum menentukan metode perawatan yang sesuai.
Perbedaan lingkungan asal tanaman dapat memengaruhi kebutuhan air, intensitas cahaya, kelembapan udara, hingga jenis media tanam yang digunakan.
Penyiraman berlebihan menjadi salah satu hal yang perlu dihindari karena dapat menyebabkan akar membusuk, terutama pada tanaman yang mampu menyimpan cadangan air.
Selain itu, pemberian pupuk terlalu sering juga berisiko menghambat pertumbuhan apabila tidak disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis, pemula dapat memilih tanaman hias yang sesuai dengan kondisi rumah dan waktu yang tersedia untuk melakukan perawatan.
Pemilihan lokasi penempatan, pengaturan penyiraman, serta penggunaan media tanam yang tepat menjadi faktor penting untuk membantu tanaman tetap tumbuh sehat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




