HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Buka Suara Soal Biaya Pelatihan Pengawas Koperasi Merah Putih: Rp 5 Juta per Orang

Oleh Peter Parinding
SHARE   :

Pemerintah Buka Suara Soal Biaya Pelatihan Pengawas Koperasi Merah Putih: Rp 5 Juta per Orang
Foto: Pelatihan pengawas Koperasi Merah Putih akan digelar tahun ini, anggaran capai Rp 1,2 triliun untuk 240.000 peserta.

Pantau - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) menyatakan bahwa pelatihan untuk tenaga pengawas Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan dimulai pada Agustus 2025, dengan biaya pelatihan diperkirakan mencapai Rp 5 juta per orang.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membentuk 80.000 Kopdes yang melibatkan total 240.000 orang pengawas.

Pelatihan Berjenjang dan Fokus pada Manajemen Risiko

Setiap Kopdes akan memiliki 3 orang pengawas yang dipilih melalui rapat anggota, tanpa melalui proses rekrutmen dari luar.

Pelatihan ini dibutuhkan untuk mencegah berbagai potensi permasalahan koperasi, termasuk kecurangan (fraud) dan pelanggaran prinsip akuntabilitas.

Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan secara serentak mulai Agustus hingga akhir tahun 2025, dibagi ke dalam 10 batch dengan durasi 5 hari per batch atau setara 25–30 jam pelajaran.

Materi pelatihan mencakup dasar-dasar pengawasan berbasis manajemen risiko, pengenalan anti pencucian uang, prinsip transparansi, dan akuntabilitas laporan keuangan.

Selain itu, tersedia 10 modul pembelajaran yang dirancang secara komprehensif.

Struktur dan Pembiayaan Pelatihan

Pelatihan akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Master of Training (MoT) hingga Training of Trainer (ToT), di mana para trainer ToT nantinya akan melatih ribuan pengawas koperasi di seluruh Indonesia.

Biaya pelatihan sebesar Rp 5 juta per peserta mencakup konsumsi peserta, honorarium pelatih, serta kebutuhan pelatihan lainnya.

Dengan jumlah peserta sebanyak 240.000 orang, total anggaran yang dibutuhkan untuk program ini diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun.

Kemenkop saat ini tengah mengajukan anggaran tambahan guna merealisasikan pelatihan tersebut, yang menurut Menteri Koperasi Budi Arie, perlu dilakukan secara serentak untuk mencegah kebocoran anggaran.

Penulis :
Peter Parinding