
Pantau - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bersama Menteri Luar Negeri Sugiono sepakat memperkuat organisasi Perwakilan Republik Indonesia (RI) di luar negeri guna mempertajam peran perwakilan sebagai ujung tombak diplomasi negara.
Rini menekankan pentingnya susunan organisasi perwakilan yang lebih terintegrasi agar kolaborasi dan koordinasi antarunsur di perwakilan serta antara perwakilan dengan kementerian dan lembaga dalam negeri dapat berjalan lebih solid.
"Penguatan organisasi Perwakilan RI merupakan prasyarat utama untuk meningkatkan efektivitas diplomasi dan penyelenggaraan hubungan luar negeri Indonesia," ungkapnya.
Kementerian PANRB dan Kementerian Luar Negeri memiliki komitmen bersama dalam penguatan kelembagaan dan tata kelola melalui penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Organisasi Perwakilan RI.
Melalui penyusunan rancangan Perpres ini, diharapkan kinerja diplomasi dan kualitas pelayanan publik di Perwakilan RI dapat meningkat secara nyata, ditunjang oleh tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel.
Penyesuaian Aturan dan Tantangan Global
Rini menyatakan bahwa penguatan sinergi antarpelaku diplomasi serta pemantapan kelembagaan dan infrastruktur pendukung menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh modalitas diplomasi Indonesia dapat bekerja secara andal dan terkoordinasi.
Ia juga menegaskan bahwa penyesuaian rancangan peraturan ini ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan strategi, termasuk penguatan pengaturan terkait Atase Pertahanan dan Atase Teknis, serta penyempurnaan tugas dan fungsi Perwakilan RI agar lebih relevan dengan tantangan diplomasi yang semakin kompleks.
Penyesuaian juga mempertimbangkan dinamika nasional dan global, termasuk meningkatnya keanggotaan Indonesia dalam berbagai organisasi internasional dan tuntutan reformasi birokrasi.
Rini menambahkan bahwa penguatan organisasi ini juga selaras dengan implementasi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Undang-Undang Pelayanan Publik, dan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
"Seluruh perkembangan ini menuntut organisasi dan tata kerja Perwakilan RI yang lebih adaptif, terintegrasi, dan selaras dengan agenda reformasi tata kelola pemerintahan," ujarnya.
Apresiasi dan Fokus Diplomasi Indonesia
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB atas dukungan terhadap penguatan organisasi Kementerian Luar Negeri.
Sugiono menegaskan bahwa penguatan organisasi perwakilan sangat penting karena Indonesia kini terlibat aktif dalam berbagai forum dan organisasi internasional, termasuk BRICS.
Ia menambahkan bahwa Kementerian Luar Negeri saat ini fokus memperkuat diplomasi ekonomi, perlindungan, kedaulatan dan kebangsaan, peningkatan kontribusi dan kepemimpinan Indonesia secara regional maupun global, serta penguatan infrastruktur diplomasi.
- Penulis :
- Leon Weldrick








