
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjalin koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Saat membuka acara "Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi" di Jakarta pada Senin (26/1/2026), AHY menyampaikan bahwa alat berat telah dikerahkan ke lokasi longsor.
"Alat-alat berat sudah dikerahkan, Menteri Pekerjaan Umum (Dody Hanggodo) sudah langsung saya koordinasikan dan datang ke lapangan", ungkapnya.
Namun, AHY mengungkapkan bahwa kondisi tanah di lokasi kejadian belum stabil sehingga alat berat belum bisa segera dioperasikan.
" Tentunya kami berharap segera bisa kita pulihkan kondisi tersebut", ia menambahkan.
AHY juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada para korban dan masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami juga berduka mendengar kabar di hari Sabtu dini hari, longsor yang dahsyat melanda salah satu kecamatan di Jawa Barat", ujarnya.
Kronologi dan Proses Evakuasi Korban
Bencana longsor terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Operasi pencarian korban terus dilakukan oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan hingga hari ini.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa hingga pukul 13.00 WIB hari Senin, empat jenazah kembali ditemukan.
Total 29 jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara proses identifikasi terhadap sisanya masih berlangsung oleh aparat kepolisian.
Diperkirakan masih ada 61 korban yang tertimbun di lokasi longsor.
Status Terkini dan Penanganan Lanjutan
Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian meskipun kondisi medan yang labil menyulitkan akses dan pengoperasian alat berat.
Koordinasi antara Kemenko Infrastruktur, Kementerian PU, Basarnas, dan kepolisian terus ditingkatkan untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan dampak bencana.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem.
- Penulis :
- Leon Weldrick







