Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AU Siap Operasikan Tiga Jet Tempur Rafale, Indonesia Terima Gelombang Pertama dari Total 42 Unit

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

TNI AU Siap Operasikan Tiga Jet Tempur Rafale, Indonesia Terima Gelombang Pertama dari Total 42 Unit
Foto: (Sumber: Pesawat jet Rafale uji terbang di Escadron de Transformation Rafale (ETR) 3/4 Aquitaine, Base Aérienne 113, Saint-Dizier, Prancis, Rabu (24/9/2025) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)

Pantau - TNI Angkatan Udara telah siap mengoperasikan tiga unit pertama pesawat tempur Rafale yang telah resmi diserahterimakan dan kini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

"Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU," ujarnya.

Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Tiga jet tempur tersebut merupakan bagian dari pengiriman gelombang pertama dari total 42 unit Rafale yang dipesan Indonesia dari perusahaan pertahanan asal Prancis, Dassault Aviation.

Rico menyatakan bahwa keberadaan Rafale akan memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga wilayah udara nasional.

Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai waktu kedatangan pesawat Rafale gelombang kedua dan ketiga.

Indonesia telah tercatat sebagai salah satu negara pembeli jet tempur Rafale, setelah menandatangani kontrak pembelian dalam tiga tahap.

Total 42 Unit Rafale Dipesan dari Prancis

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan saat itu, Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha, menjelaskan bahwa kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir kini telah dinyatakan efektif.

"Kemenhan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. Totalnya pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit," ungkap Edwin.

Kontrak efektif ini memberi dasar bagi Dassault Aviation untuk memulai produksi gelombang terakhir pesawat pesanan Indonesia.

Edwin juga menyebutkan bahwa pengiriman tiga unit pertama ini sesuai dengan jadwal, yakni awal tahun 2026.

Penulis :
Aditya Yohan