HOME  ⁄  Nasional

Kemdiktisaintek dan Kemendes Teken MoU Dorong Pembangunan Desa Berbasis Sains dan Teknologi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemdiktisaintek dan Kemendes Teken MoU Dorong Pembangunan Desa Berbasis Sains dan Teknologi
Foto: (Sumber: Penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam memperkuat sinergi pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di Jakarta, Selasa (28/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Kesepakatan ini melibatkan Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman dan Menteri Desa Yandri Susanto sebagai langkah strategis menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat desa.

Fauzan mengatakan, "Nota kesepahaman ini menjadi langkah penting agar riset dan inovasi tidak berhenti di kampus, tetapi hadir sebagai solusi bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat."

Fokus Penguatan SDM dan Hilirisasi Inovasi

Kerja sama ini mencakup tiga agenda utama yakni penguatan sumber daya manusia desa, hilirisasi inovasi, serta pengembangan desa binaan sebagai ruang implementasi teknologi.

Penguatan SDM dilakukan melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan pemuda desa agar mampu mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sementara hilirisasi inovasi diarahkan pada penerapan teknologi tepat guna di berbagai sektor seperti pertanian, ekonomi lokal, pendidikan, dan ketahanan desa.

"Kolaborasi ini kami arahkan bukan sekadar kerja sama antarlembaga, tetapi langkah konkret menghadirkan inovasi yang relevan, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa," ujar Fauzan.

Desa Binaan Jadi Laboratorium Hidup

Dalam program ini, desa binaan akan difungsikan sebagai living laboratory bagi perguruan tinggi untuk menguji dan menerapkan hasil riset secara langsung di masyarakat.

Menteri Desa Yandri Susanto menegaskan desa kini menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional yang membutuhkan dukungan inovasi dari dunia akademik.

Kedua kementerian juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, kampus, BUMN, swasta, dan komunitas dalam mempercepat pembangunan desa.

Kerja sama ini diharapkan mempercepat hilirisasi riset, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di tingkat desa.

Penulis :
Ahmad Yusuf