HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Lempar Topi dan Joget di Panggung Saat Puncak Hari Buruh 2026 di Monas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Prabowo Lempar Topi dan Joget di Panggung Saat Puncak Hari Buruh 2026 di Monas
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day tersebut merupakan kedua kalinya sepanjang dua tahun pemerintahannya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/nz.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto melempar topi dan berjoget di atas panggung saat menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat pagi.

Momen Prabowo Sapa Buruh dan Joget di Panggung

Presiden tiba di kawasan Monas sekitar pukul 08.30 WIB dengan mengenakan seragam safari krem dan celana hitam.

Setibanya di lokasi, Prabowo menyapa dan menyalami ribuan buruh dari atas kendaraan sebelum naik ke panggung utama.

Kedatangan Presiden di panggung diiringi penampilan grup band Tipe-X yang membawakan lagu untuk memeriahkan suasana.

Dalam momen tersebut, Prabowo terlihat melemparkan topi yang dikenakannya ke arah massa buruh di bawah panggung.

Ia kemudian berjoget mengikuti irama lagu "Kamu Nggak Sendirian" yang dibawakan Tipe-X, disambut sorak sorai para buruh.

Dihadiri Pejabat dan Ratusan Ribu Buruh

Dalam acara itu, Presiden didampingi sejumlah pejabat seperti Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Turut hadir Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Menteri Afriansyah Noor, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, hadir pula pimpinan serikat pekerja seperti Andi Gani Nena Wea dan Said Iqbal.

Peringatan Hari Buruh 2026 mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”.

Diperkirakan sekitar 200 ribu buruh menghadiri acara tersebut dengan dukungan sekitar 4.000 bus dan 20 ribu sepeda motor yang masuk ke Jakarta.

Penulis :
Aditya Yohan