
Pantau - Geopark Rinjani ditetapkan sebagai prioritas konservasi oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kawasan ini memiliki nilai ekologis, geologi, dan budaya yang tinggi.
Ia mengatakan, "Rinjani bukan sekedar destinasi wisata. Ini adalah identitas, sumber kehidupan, sekaligus bagian dari warisan dunia. Tidak boleh ada kompromi terhadap kelestariannya,"
Pemerintah juga meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur sebagai pusat data terintegrasi yang mencakup aspek geologi, sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat.
Narasi letusan Gunung Samalas menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi geopark di tingkat global.
Geopark Rinjani merupakan bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks dan berhasil mempertahankan status Kartu Hijau UNESCO untuk periode 2026 hingga 2030.
Status tersebut mencerminkan keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara konservasi dan pemanfaatan ekonomi.
Kebijakan pengelolaan diarahkan tidak hanya untuk mempertahankan status internasional, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan.
Kawasan ini memiliki lebih dari 20 geosite yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten di NTB.
Pengembangan ekonomi di kawasan dilakukan melalui desa wisata, penyelenggaraan event internasional, serta pemberdayaan UMKM lokal.
General Manager Geopark Rinjani Qwadru Putro Wicaksono menyebut produk lokal seperti tenun dan kuliner menjadi bagian dari rantai nilai ekonomi.
Secara keseluruhan, pengelolaan Geopark Rinjani diarahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
- Penulis :
- Gerry Eka





