
Pantau - Sejumlah peristiwa di DKI Jakarta pada Kamis masih menjadi perhatian publik, mulai dari pemberlakuan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said hingga penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan HBKB di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026, mulai pukul 05.30 hingga 10.00 WIB.
Kebijakan tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan pencanangan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
“Untuk Jalan HR Rasuna Said sisi timur, HBKB berlaku di segmen Simpang Jalan Gembira sampai dengan Simpang Jalan Raya Casablanca. Sementara di sisi barat, berlaku di segmen Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai dengan Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan.
Satpol PP Tutup Akses Liar Rel Jatinegara
Sementara itu, Satpol PP Jakarta Timur menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di Jatinegara setelah viral video pasangan diduga melakukan aksi mesum di pinggir rel.
“Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong.
Di sisi lain, DPRD DKI Jakarta juga menyoroti persoalan sampah dan menekankan pentingnya edukasi masyarakat serta pembenahan sistem pengelolaan sampah terintegrasi.
“Masalah sampah sampai saat ini masih belum ditangani secara maksimal. Kita melihat masih banyak titik penumpukan, pengangkutan yang tidak tepat waktu, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya,” ujar anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth.
Pemprov DKI Soroti Ikan Sapu-Sapu dan RW Kumuh
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta turut menyoroti hasil penelitian terkait ikan sapu-sapu yang ditemukan mengandung bakteri patogen dan residu logam berat berbahaya.
“Berdasarkan hasil laboratorium, ikan sapu-sapu terdapat patogen dan residu logam berat yang berbahaya bagi kesehatan,” kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyebut perempuan memiliki peran penting terhadap penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026.
“RW kumuh menjadi 211. Siapa yang berperan untuk itu? Jumantik, PKK, dasa wisma. Dan ini ujung tombaknya ini perempuan semua,” ujar Pramono.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





