
Pantau - Presiden Prabowo Subianto memastikan Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, akan memiliki satu desa nelayan pada tahun 2026 sebagai bagian dari program pembangunan 1.386 desa nelayan di seluruh Indonesia.
"Pokoknya tahun ini atau lima bulan ke depan, Miangas sudah ada satu desa nelayan dari target total pembentukan 1.386 desa nelayan se Indonesia," kata Prabowo di hadapan warga Miangas, Sabtu.
Presiden menyebut program pembangunan desa nelayan akan mulai dilaksanakan pada Juni 2026.
Prabowo juga meminta Menteri Kelautan dan Perikanan segera merealisasikan pembangunan tersebut.
"Mana Menteri Kelautan dan Perikanan? Ini tolong segera dilakukan. Awas, akan saya cek lagi," ujarnya.
Pemerintah Siapkan Kapal dan Fasilitas Pendukung Nelayan
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat turut menyerahkan bantuan kapal ikan berukuran 15 gross ton (GT) untuk dimanfaatkan warga Miangas dalam aktivitas perikanan.
Prabowo mengatakan pemerintah juga akan membangun sejumlah fasilitas pendukung bagi nelayan di wilayah tersebut.
"Nanti di Miangas akan dibangun gudang pendingin serta pembuatan es khusus membantu perikanan dan SPBU nelayan atau ketersediaan solar," katanya.
Pembangunan fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di daerah perbatasan Indonesia.
Kunjungan ke Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandara Miangas pada Sabtu sekitar pukul 10.45 Wita.
Kunjungan ke pulau terluar Indonesia itu dilakukan usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Cebu, Filipina, pada 6 hingga 8 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga meninjau kondisi masyarakat serta infrastruktur di kawasan perbatasan utara Indonesia.
Program desa nelayan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan wilayah terluar nasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





