HOME  ⁄  Nasional

Zulhas Sebut Gerakan Pilah Sampah Jakarta Bisa Jadi Contoh Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Zulhas Sebut Gerakan Pilah Sampah Jakarta Bisa Jadi Contoh Nasional
Foto: (Sumber: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat memberi keterangan kepada media di Jakarta, Minggu (10/5/20206). ANTARA/Khaerul Izan.)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai gerakan pilah sampah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi contoh nasional dalam menangani persoalan sampah rumah tangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri acara Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT Ke-499 Kota Jakarta pada Minggu 10 Mei 2026.

Zulkifli Hasan mengatakan, “Kami memberikan penghargaan, apresiasi yang dilakukan Pak Gubernur ini (terkait gerakan pilah sampah) karena ini akan menjadi inspirasi atau menjadi contoh bagi daerah-daerah di Tanah Air.”

Menurut Zulhas, gerakan tersebut dapat menjadi solusi pengelolaan sampah rumah tangga melalui pemisahan sampah organik, anorganik, dan beracun.

Zulhas berharap gerakan pilah sampah mampu meminimalkan jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir karena sebagian dapat dimanfaatkan sebelum dibuang.

Zulhas mengatakan, “Yang paling berat itu memang sampah dari rumah. Memilah, memilah.”

Sampah Dinilai Bisa Menjadi Sumber Energi

Menurut Zulhas, persoalan sampah masih menjadi musuh bersama yang harus ditangani pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah disebut berupaya mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Zulhas menjelaskan sampah yang telah dipilah dapat dimanfaatkan, termasuk sebagai bahan baku pembangkit listrik.

Zulhas mengatakan, “Sampah musuh kita. Musuh Jakarta kemarin dan hari ini. Besok, setelah pengumuman Pak Gubernur, sampah mulai di pilah. Itu satu gerakan yang luar biasa, sehingga kita akan menyelesaikan sampah nanti menjadi harapan dan menjadi listrik penerang Jakarta.”

Pramono Targetkan Beban Bantargebang Berkurang

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program pilah sampah dari sumbernya diharapkan dapat mengurangi beban sampah di TPST Bantargebang.

Pramono mengatakan, “Secara resmi Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah.”

Menurut Pramono, jika program pilah sampah berjalan efektif maka persoalan sampah di Jakarta dapat ditangani lebih cepat.

Pemisahan sampah organik dan anorganik disebut dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang sehingga nantinya hanya sampah residu yang dibuang ke lokasi tersebut.

Penulis :
Gerry Eka