HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Jawa Timur Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi Bersama BRIN

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov Jawa Timur Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi Bersama BRIN
Foto: (Sumber: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan Kepala BRIN Arif Satria di Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk memperkuat kolaborasi riset dan hilirisasi inovasi. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim).)

Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kolaborasi riset dan hilirisasi inovasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

Khofifah Dorong Pemanfaatan Hasil Riset

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan penguatan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna, khususnya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kata Khofifah di Surabaya, Senin.

Ia menilai hasil riset dan inovasi harus dapat diakses serta dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional dan daya saing bangsa.

“Maka yang terpenting adalah bagaimana hasil riset dapat diakses, dimanfaatkan, dan dikembangkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Khofifah menyebut BRIN memiliki sekitar 6.000 kekayaan intelektual di berbagai sektor seperti pangan, kesehatan, energi, lingkungan, teknologi maritim, hingga pengolahan limbah yang berpotensi dikembangkan di Jawa Timur.

“BRIN ini punya ribuan produk inovasi mulai riset tentang kedaulatan pangan, ketahanan energi, kesehatan, penguatan industri strategis, dan banyak lainnya,” tambahnya.

Kolaborasi Fokus pada Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Khofifah mengatakan salah satu peluang kerja sama yang dapat dikembangkan yakni riset alat kesehatan antara BRIN dan RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Ada salah satu produk unggulan riset dan inovasi milik BRIN namanya Implan Tulang, solusi material media berkualitas tinggi untuk rekonstruksi tulang akibat cedera. Produk inovasi dan teknologi kesehatan seperti ini bisa jadi peluang kolaborasi,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Pemprov Jatim juga menyoroti inovasi food saver milik BRIN yang dinilai mampu menjaga kualitas komoditas pangan lebih lama.

“Inovasi food saver, produk unggulan riset dan inovasi milik BRIN. Ini merupakan teknologi penyimpanan beras, telur, dan gudang pangan agar kualitas produk tetap terjaga lebih lama,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim dalam memperkuat riset dan hilirisasi inovasi di daerah.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur atas dukungannya kepada kami untuk saling berkolaborasi dengan BRIN khususnya memperkuat riset dan mendorong hilirisasi inovasi,” kata Arif.

Ia menegaskan BRIN akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah agar hasil riset dapat diterapkan secara nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan