HOME  ⁄  Nasional

Dedi Mulyadi Mengimbau Bobotoh Tidak Berlebihan Rayakan Kemenangan Persib Usai Kericuhan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Dedi Mulyadi Mengimbau Bobotoh Tidak Berlebihan Rayakan Kemenangan Persib Usai Kericuhan
Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung DPRD Jabar Bandung, Senin 11/5/2026 (sumber: ANTARA/Ricky Prayoga)

Pantau - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau pendukung Persib Bandung atau Bobotoh agar tidak melakukan euforia berlebihan usai kemenangan Persib atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga El Clasico yang berlangsung Minggu (10/5).

Imbauan itu disampaikan setelah sejumlah kericuhan terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat pascalaga Persib kontra Persija.

Kericuhan dilaporkan terjadi di Purwakarta dan Karawang hingga videonya viral di media sosial.

Kericuhan Terjadi di Purwakarta dan Karawang

Video yang beredar memperlihatkan ratusan orang terlibat aksi saling serang di Purwakarta.

Selain itu, terjadi aksi saling lempar benda keras dan adu mulut antar suporter di Karawang.

Pihak kepolisian di daerah terkait dilaporkan segera membubarkan massa dan meningkatkan pengamanan untuk mencegah bentrokan lanjutan.

Dedi yang akrab disapa KDM mengatakan situasi sempat memanas akibat gesekan yang terjadi baik di media sosial maupun di lapangan.

“Tidak boleh euforia terhadap kemenangan, harus memperhatikan langkah yang harus dilalui ke depan, dan perlihatkan kita adalah bangsa ksatria,” ungkap Dedi.

Ia menegaskan menjaga ketertiban umum lebih penting dibanding euforia kemenangan.

Dedi meminta seluruh pendukung tetap tenang demi menjaga kondusivitas Jawa Barat.

Dedi Minta Rivalitas Tetap di Lapangan

Dedi juga mengingatkan agar rivalitas antara suporter cukup terjadi di lapangan sepak bola dan tidak dibawa ke jalanan.

“Bagi yang menang, Persib, kita jangan memperlihatkan kejumawaan. Kemudian bagi yang kalah jangan berkecil hati, kan nanti tahun berikutnya juga ada liga lagi. Ya sudah, nanti bertempurnya di lapangan, main bola, bukan di jalan,” katanya.

Sambil bercanda, Dedi menyebut pihak yang terlibat keributan bisa saja diikutkan program barak.

“Kalau diperlukan kita bawa ke barak,” ujar Dedi.

Terkait rencana konvoi kemenangan Persib, Dedi menilai Bandung tetap menjadi lokasi paling ideal untuk perayaan.

“Ya pastinya pengennya di Bandung, namanya juga Persib Bandung kan. Masa Persib Bandung perayaannya di luar Bandung? Tapi kalaupun di luar (kota), nggak ada masalah, suporternya kan tersebar di seluruh wilayah,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan siap mengawal jalannya perayaan kemenangan Persib di mana pun lokasinya.

Pemerintah menekankan seluruh perayaan harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu keamanan masyarakat.

Penulis :
Leon Weldrick