
Pantau - PT PLN Indonesia Power membidik proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 495 MW di Bangladesh melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan konglomerasi asal Bangladesh, Bay Group, sebagai langkah memperkuat peran perusahaan dalam transisi energi global dan memperluas pengembangan energi baru terbarukan di pasar internasional.
Direktur Utama PT PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian strategi perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global.
"Ini merupakan proyek yang pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," ungkap Bernadus.
Pengembangan PLTS di 10 Lokasi Bangladesh
Pengembangan proyek PLTS tersebut sejalan dengan rencana Bangladesh Power Development Board (BPDB) dalam membangun pembangkit energi surya di 10 lokasi strategis yang tersebar di berbagai wilayah Bangladesh.
Melalui kerja sama itu, PT PLN Indonesia Power berpeluang mengikuti proses tender proyek PLTS sekaligus memperluas portofolio bisnis energi bersih di pasar internasional.
Dalam kerja sama tersebut, Bay Group menunjuk anak usahanya, Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), sebagai mitra pengembangan proyek.
CUSP diketahui merupakan perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya.
Nota kesepahaman proyek tersebut ditandatangani oleh Bernadus Sudarmanta dan Ziaur Rahman.
Komitmen Perkuat Transisi Energi Global
Bernadus menambahkan partisipasi PLN Indonesia Power dalam proyek PLTS di Bangladesh mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi global dan memperkuat posisi sebagai pemain utama industri pembangkitan energi terbarukan.
Ziaur Rahman menyebut kerja sama tersebut menjadi langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.
"Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan," ujar Ziaur.
- Penulis :
- Arian Mesa





