HOME  ⁄  Nasional

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah NTT

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah NTT
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Kondisi saat hujan di wilayah Kota Kupang, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona..)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 hingga 16 Mei 2026.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Nanik Tresnawati mengatakan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang atmosfer Rossby di wilayah NTT.

“Saat ini terpantau aktifnya gelombang atmosfer Rossby yang berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang,” kata Nanik di Kupang, Jumat.

BMKG juga mencatat kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 mb berada pada kisaran 70 hingga 90 persen sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal.

Sejumlah Wilayah Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat pada Jumat berpotensi terjadi di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Sikka, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat.

Sementara wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Pada Sabtu, 16 Mei 2026, hujan sedang hingga lebat diperkirakan masih terjadi di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Pulau Sumba.

BMKG Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Nanik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Ia menjelaskan sebagian besar wilayah NTT sebenarnya telah memasuki awal musim kemarau sehingga pertumbuhan awan mulai menurun dan angin monsun timur mulai aktif.

BMKG juga mengingatkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi cuaca yang tersedia selama 24 jam melalui telepon, WhatsApp, media sosial resmi BMKG, maupun aplikasi Info BMKG.

Penulis :
Ahmad Yusuf