
Pantau - Calon Ketua Umum (caketum) BPP HIPMI periode 2026–2029, Reynaldo Bryan, menggalang konsolidasi dengan para ketua umum BPD HIPMI dari berbagai daerah menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bertajuk Malam Kolaborasi Daerah yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2026). Acara ini dihadiri jajaran pengurus daerah, tim pemenangan, serta sejumlah tokoh senior organisasi.
Ketua Tim Pemenangan Reynaldo, Kaesang Pangarep, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, tampak pula Ketua Umum HIPMI periode 1992–1995 Adi Putra Darmawan Tahir, serta Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal BPP HIPMI periode 2022–2026, Akbar Himawan Buchari dan Anggawira.
Dalam pidatonya, Reynaldo menekankan pentingnya menjaga soliditas di tengah dinamika kontestasi yang tengah berlangsung.
“Kita boleh berbeda pilihan, tapi persatuan dan persaudaraan sesama kader harus kita kedepankan,” ujar Reynaldo Bryan di hadapan peserta acara.
Ia juga memaparkan arah kebijakan dan prioritas program yang akan dijalankan apabila dipercaya memimpin organisasi tersebut.
“Kalau saya diamanahkan menjadi Ketum BPP HIPMI maka saya pastikan HIPMI akan menjadi lokomotif pengusaha muda yang konsisten mendukung Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden guna memastikan pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa tercapai di tahun 2029,” kata dia.
Reynaldo menilai HIPMI memiliki peran strategis dalam mendorong pencapaian visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“HIPMI akan bersama-sama dengan pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai negara maju, mandiri, dan sejahtera pada usia satu abad kemerdekaannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran daerah sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Saya ingin menjadikan HIPMI sebagai organisasi yang inklusif, bukan eksklusif. Teman-teman daerah harus diberikan porsi yang sama dengan teman-teman yang ada di Jakarta,” tuturnya.
Menurut Reynaldo, pendekatan berbasis daerah menjadi kunci untuk membangun organisasi yang lebih kompetitif dan berdaya saing ke depan.
- Penulis :
- Khalied Malvino





