HOME  ⁄  Nasional

Perpusnas Gelar Literacy Run untuk Peringati HUT ke-46 dan Hari Buku Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Perpusnas Gelar Literacy Run untuk Peringati HUT ke-46 dan Hari Buku Nasional
Foto: (Sumber: Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz (tengah) membuka acara "Literacy Run" dalam rangka memperingati HUT ke-46 Perpusnas sekaligus Hari Buku Nasional di Jakarta pada Minggu (17/5/2026). ANTARA/HO-Perpusnas.)

Pantau - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas memperingati HUT ke-46 dengan menggelar acara lari untuk literasi atau Literacy Run guna membudayakan kebiasaan membaca dan hidup sehat.

Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz mengatakan Literacy Run menjadi bentuk komitmen Perpusnas untuk terus mengawal program literasi.

“Hari ini kita menunjukkan dua hal, semangat untuk tetap sehat dan semangat untuk mengawal program literasi yang menjadi tugas utama Perpusnas. Literasi adalah hasil kolaborasi, hasil kerja bersama,” kata Aminudin Aziz.

Literacy Run digelar dalam rangka memperingati HUT ke-46 Perpusnas sekaligus Hari Buku Nasional.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa lari bukan hanya olahraga tetapi juga simbol komitmen menjaga kesehatan dan mendukung program literasi.

Perpusnas Angkat Tema Literasi dan Kebersamaan

Perayaan HUT ke-46 Perpusnas mengusung tema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa.”

Tema tersebut menegaskan komitmen Perpusnas untuk terus bergerak, berinovasi, dan memperkuat budaya literasi melalui kolaborasi, kesehatan, dan kebersamaan.

Sebanyak 300 pelari mengikuti kegiatan Literacy Run tersebut.

Rute lari melewati sejumlah ikon Jakarta seperti Sarinah, Bundaran HI, Bundaran Patung Kuda, Balai Kota, dan berakhir di Gedung Perpusnas Merdeka Selatan.

Peserta dari Berbagai Instansi Ikut Meramaikan

Aminudin Aziz mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung acara termasuk peserta dari berbagai daerah dan kementerian maupun lembaga lain.

Acara Literacy Run juga merupakan hasil kolaborasi dengan komunitas ASN Nation melalui Program ASN Runners.

Tiga pelari pertama yang mencapai garis akhir yakni Cigra Capta dari Basarnas, Cornelius Julian Prasetya dari Satpol PP, dan Muhammad Najamuddin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Kehadiran peserta dari berbagai instansi disebut menambah semarak kompetisi sekaligus menunjukkan dukungan lintas instansi terhadap gerakan literasi.

Literacy Run 5K disebut menjadi simbol perjalanan Perpusnas dalam memperkuat budaya literasi bangsa.

Pada usia ke-46, Perpusnas menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, berinovasi, melayani masyarakat, dan menjadikan literasi sebagai fondasi peradaban Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka