
Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan lima poin penegasan kerja dalam Ikrar Antikorupsi guna memastikan tata kelola program pelayanan masyarakat berjalan transparan dan akuntabel.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan seluruh komitmen tersebut wajib dijalankan oleh seluruh jajaran pegawai, mulai dari pimpinan satuan kerja hingga petugas lapangan.
"Hari ini kita mengucapkan ikrar tanpa korupsi. Namun, integritas bukan sekadar kalimat yang dibaca saat apel. Integritas adalah perbuatan dan keputusan yang sama, baik ketika ada maupun tidak ada yang melihat," ujar Saifullah Yusuf saat memimpin Apel Ikrar Antikorupsi di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin.
Lima Poin Penegasan Antikorupsi
Lima poin penegasan dalam ikrar tersebut mencakup kewajiban menjaga integritas karena anggaran yang dikelola merupakan hak masyarakat prasejahtera.
Kemensos juga menegaskan seluruh program prioritas Presiden, termasuk Sekolah Rakyat, harus bebas dari praktik korupsi sekecil apa pun.
Selain itu, Kepala Satuan Kerja diwajibkan aktif mengawasi staf dan tidak lepas tangan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.
Kemensos juga meminta seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilakukan tepat waktu, sesuai prosedur, dan tertib administrasi.
Poin terakhir menegaskan seluruh pegawai dilarang menandatangani dokumen apabila menemukan keraguan atau ketidakbenaran dalam berkas administrasi.
Kemensos Tekankan Pentingnya Administrasi Tertib
Saifullah Yusuf menekankan pentingnya kepatuhan administrasi sejak awal guna mencegah potensi persoalan hukum di kemudian hari.
Seluruh jajaran Kemensos diminta merapikan rekam jejak dokumen dan siap menghadapi audit internal maupun eksternal kapan saja.
"Banyak persoalan muncul bukan karena niat awal yang salah, melainkan karena administrasi tidak tertib atau spesifikasi yang tidak diawasi. Kebiasaan kecil yang salah bisa menjadi masalah besar di kemudian hari, karena itu jangan ada toleransi terhadap penyimpangan," tegasnya.
Melalui ikrar tersebut, Kemensos mendorong transformasi budaya kerja dengan slogan "Kemensos Hemat, Layanan Hebat, Tanpa Korupsi".
Kemensos berharap setiap penggunaan anggaran negara dapat dilakukan secara efisien, tepat sasaran, dan bebas dari praktik manipulasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan





