
Pantau - Tim Amirul Hajj Indonesia kelompok KH Hasyim Asy'ari tiba di Arab Saudi untuk mengawal penyelenggaraan ibadah haji 2026 sekaligus menjalankan misi diplomasi haji dengan Pemerintah Arab Saudi.
Tim yang dipimpin Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak itu tiba di Bandara Jeddah pada Senin sore pukul 17.40 waktu Arab Saudi.
“Nah, hari ini kami akan langsung melakukan kegiatan, nanti ada koordinasi-koordinasi. Kami sudah berbagi tugas antara tim Amirul Hajj. Tiga tim ini disepakati berdasarkan perintah Pak Menteri nanti bertugas melakukan diplomasi berdasarkan tugasnya masing-masing, bidangnya masing-masing,” ujar Dahnil di Jeddah, Selasa.
Dahnil menjelaskan Amirul Hajj Indonesia merupakan representasi negara yang bertugas melakukan diplomasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan ibadah haji.
Kawal Pelayanan dan Penyelenggaraan Haji
Selain menjalankan fungsi diplomasi, tim Amirul Hajj juga bertugas melakukan pengendalian pelayanan, pemantauan, serta evaluasi penyelenggaraan haji bagi jamaah Indonesia.
“Seperti nanti kalau ada masalah-masalah diplomasi, masalah-masalah penyelenggaraan terkait transportasi, itu tentu yang akan melakukan peran-peran diplomasi, peran-peran koreksi untuk memastikan kelancaran haji,” ungkap Dahnil.
Tim Amirul Hajj juga akan melakukan koordinasi intensif guna memastikan seluruh layanan haji berjalan sesuai rencana dan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan haji tahun berikutnya.
Gelombang Kedua Amirul Hajj Menyusul
Dahnil menambahkan rombongan Amirul Hajj gelombang kedua dari kelompok KH Ahmad Dahlan yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah Mohammad Irfan Yusuf dijadwalkan tiba di Bandara Jeddah pada Selasa sore pukul 17.40 waktu Arab Saudi.
Kehadiran dua kelompok Amirul Hajj tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan koordinasi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





