HOME  ⁄  Nasional

Tani Merdeka Nilai Kebijakan Ekonomi Prabowo Sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tani Merdeka Nilai Kebijakan Ekonomi Prabowo Sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945
Foto: (Sumber : Presiden Prabowo Subianto menyapa peserta aksi damai dari Tani Merdeka dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). ANTARA/HO-Tani Merdeka Indonesia..)

Pantau - Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia Aiman Adnan menilai arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan asas kekeluargaan dan keadilan sosial.

Tani Merdeka Soroti Ekonomi Berbasis Kerakyatan

“Kami melihat arah ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, yaitu ekonomi yang dibangun dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial,” kata Aiman dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam aksi damai yang digelar Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Aksi itu diikuti sekitar tiga ribu peserta yang terdiri atas petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, nelayan, mahasiswa, hingga organisasi kemasyarakatan dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto sempat menyapa peserta aksi usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI.

Massa aksi menyambut antusias saat Presiden melambaikan tangan di depan Kompleks Parlemen.

Aiman menilai pembangunan ekonomi nasional harus berpihak kepada masyarakat kecil seperti petani, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku usaha mikro kecil menengah.

“Bagi kami, ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar atau segelintir orang. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil harus mendapat perhatian dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.

Dukung Penguatan Koperasi dan Pasar Rakyat

Aiman mengatakan aksi tersebut juga menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat kecil.

Ia menyebut Tani Merdeka Indonesia dan APPSI mendukung penguatan ekonomi kerakyatan serta langkah pemerintah memberantas praktik ekonomi yang merugikan masyarakat seperti monopoli, kartel, dan manipulasi harga.

Selain itu, kedua organisasi mendorong penguatan koperasi dan ekonomi desa guna memperluas akses permodalan dan pemasaran bagi petani serta pedagang pasar.

Mereka juga meminta pemerintah memperkuat perlindungan harga hasil pertanian, memperbaiki distribusi pangan, serta memperkuat pasar rakyat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aiman menegaskan pembangunan ekonomi nasional harus berjalan sesuai nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.

Penulis :
Ahmad Yusuf