
Pantau - Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 Hidayat Nur Wahid menegaskan pengawasan gelombang kedua akan difokuskan pada kesiapan pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Ia menyampaikan hal tersebut sebelum berangkat menuju Makkah bersama Timwas Haji DPR RI tahap kedua dari Bandara Soekarno-Hatta.
Fokus Pengawasan Armuzna
Hidayat Nur Wahid mengatakan Timwas DPR akan melanjutkan pengawasan yang sebelumnya dilakukan tim tahap pertama.
Timwas juga akan menindaklanjuti berbagai catatan serta keluhan jemaah yang ditemukan di lapangan.
Menurutnya, fokus utama pengawasan saat ini adalah persiapan menuju puncak pelaksanaan ibadah haji, terutama terkait transportasi jemaah.
Persoalan transportasi menjadi perhatian utama DPR karena berpotensi menghambat mobilisasi jutaan jemaah menuju Arafah hingga Mina.
Timwas DPR tidak ingin keterlambatan armada transportasi seperti pada pelaksanaan haji sebelumnya kembali terjadi.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan transportasi menuju Arafah berjalan tepat waktu.
Selain itu, transportasi dari Arafah ke Mina hingga kembali ke Makkah juga menjadi perhatian Timwas DPR.
“Seluruh layanan transportasi harus diprioritaskan agar jemaah tidak mengalami hambatan,” ungkap Hidayat Nur Wahid.
Pengecekan Tenda dan Kondisi Jemaah
Selain transportasi, Timwas DPR juga akan mengecek kesiapan tenda dan fasilitas di Arafah serta Mina.
Menurut Hidayat Nur Wahid, kesiapan sarana tersebut sangat menentukan kelancaran pelaksanaan wukuf dan lempar jumrah.
Timwas DPR berharap tenda di Arafah maupun Mina benar-benar siap digunakan jemaah.
Ia menilai kesiapan fasilitas penting agar jemaah dapat menjalankan rukun Islam kelima secara maksimal.
Kepadatan jemaah di Makkah setelah seluruh kloter tiba disebut menjadi tantangan tersendiri pada fase Armuzna.
Timwas DPR juga meminta jemaah mempersiapkan kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji.
Jemaah diimbau menjaga kesehatan karena pelaksanaan Armuzna membutuhkan stamina tinggi.
- Penulis :
- Leon Weldrick





