
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan proses normalisasi tanggul dan pemulihan lingkungan permukiman warga pascabanjir di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, dipercepat seiring kondisi genangan air yang mulai surut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan meski kondisi banjir mulai membaik.
Banjir terjadi akibat meningkatnya debit Sungai Lawe Kisam dan Sungai Lawe Kinga sejak Rabu (20/5) sore hingga meluap ke sejumlah kawasan permukiman warga.
“Fokus utama penanganan saat ini diarahkan pada percepatan normalisasi tanggul dan pemulihan lingkungan agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Alat Berat Diterjunkan ke Lokasi Banjir
BNPB menyebut BPBD Kabupaten Aceh Tenggara telah mengerahkan dua unit alat berat ke sejumlah wilayah terdampak untuk mempercepat normalisasi tanggul dan membuka akses yang tertutup material banjir.
Lokasi penanganan meliputi Kecamatan Deleng Pokhkisen serta wilayah Lawe Sumur dan Bambel.
Langkah tersebut dilakukan sebagai mitigasi guna mengantisipasi potensi luapan susulan apabila intensitas hujan kembali meningkat di wilayah setempat.
Selain pengerahan alat berat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Tenggara juga masih melakukan kaji cepat, pendataan kerusakan rumah warga, dan pemantauan kondisi masyarakat di tiga kecamatan dan sembilan desa terdampak.
Ratusan Rumah Terdampak Banjir
BNPB mencatat sebanyak 991 jiwa dari 252 kepala keluarga terdampak banjir di Aceh Tenggara.
Kerugian material meliputi tiga unit rumah mengalami rusak ringan dan 249 rumah lainnya terdampak genangan air.
Warga bersama personel BPBD dan petugas pemadam kebakaran mulai melakukan pembersihan rumah serta fasilitas umum secara gotong royong setelah banjir berangsur surut.
BNPB juga memastikan dukungan kebutuhan dasar seperti distribusi air bersih terus dilakukan melalui PDAM Tirta Agara guna membantu proses pemulihan masyarakat pascabanjir.
- Penulis :
- Aditya Yohan





