
Pantau - Polres Bogor menyiagakan 451 personel gabungan untuk mengantisipasi arus balik suporter dan euforia nonton bareng pertandingan Persib Bandung di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan ratusan personel tersebut disebar di sejumlah titik strategis mulai dari lokasi nobar, jalur arteri, hingga wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.
“Kami menurunkan sebanyak 451 personel gabungan yang disebar secara merata di lapangan,” kata Wikha di Cibinong, Sabtu.
Ia menjelaskan personel tambahan juga disiagakan di Markas Komando Polres Bogor untuk mengantisipasi situasi yang membutuhkan penebalan pasukan secara cepat.
Pengamanan Diperketat di Titik Nobar dan Jalur Perbatasan
Pengamanan dilakukan saat Persib Bandung menjalani laga pekan terakhir Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu pukul 16.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi penentuan gelar juara bagi Persib Bandung sehingga diperkirakan memicu tingginya antusiasme Bobotoh di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor.
Polres Bogor memperketat pengamanan di 15 titik nonton bareng guna memastikan situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung hingga selesai.
Selain lokasi nobar, aparat juga memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan strategis menuju Depok, Kota Bogor, Jakarta, dan Sukabumi.
Wikha mengatakan patroli kewilayahan dilakukan secara masif oleh jajaran 32 Polsek dengan dukungan personel Brimob Polri dan unsur TNI.
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pengawalan Konvoi
Petugas juga disiagakan di sejumlah jalur arteri untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan maupun pergerakan massa usai pertandingan.
Menurut Wikha, kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara instan apabila terjadi kepadatan di titik nobar maupun jalur utama.
Hingga saat ini, Polres Bogor mengaku belum menerima pemberitahuan resmi terkait rencana konvoi suporter di wilayah Kabupaten Bogor.
“Apabila di lapangan nantinya didapati adanya kelompok suporter yang melakukan konvoi, personel pengamanan di jalur akan langsung melaksanakan imbauan secara humanis, melakukan pengawalan melekat, serta menerapkan rekayasa lalu lintas secara instan agar pergerakan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





