HOME  ⁄  Nasional

Gibran Dorong Digitalisasi Sekolah Terpencil untuk Percepat Pemerataan Pendidikan di Wilayah 3T

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Gibran Dorong Digitalisasi Sekolah Terpencil untuk Percepat Pemerataan Pendidikan di Wilayah 3T
Foto: Arsip-Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming menghadiri Tanwir Pemuda Muhammadiyah di Provinsi Bali pada Kamis 21/5/2026 (sumber: Humas Kemendikdasmen)

Pantau - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mendorong penguatan sarana teknologi di sekolah-sekolah terpencil guna mengejar ketertinggalan pendidikan di wilayah pelosok, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Gibran menyoroti pentingnya implementasi infrastruktur pendidikan modern sebagai langkah mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional.

Salah satu teknologi yang didorong penggunaannya adalah Interactive Flat Panel atau Papan Interaktif Digital yang mulai diterapkan di wilayah Papua dan Nusa Tenggara Timur.

"Kita ingin memastikan program pendidikan menyentuh area-area yang selama ini sulit dijangkau. Digitalisasi melalui alat-alat pendidikan modern harus bisa dioperasikan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa di wilayah 3T," ungkap Gibran.

Pemerintah Perkuat Transformasi Digital Pendidikan

Pemerintah menegaskan digitalisasi pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan akses layanan dasar di daerah terpencil.

Selain penguatan pendidikan dasar berbasis digital, pemerintah juga memberi perhatian pada penguatan keterampilan tingkat tinggi di pendidikan menengah untuk merespons dinamika global.

Langkah tersebut dinilai penting dalam mengoptimalkan bonus demografi melalui peningkatan produktivitas generasi muda Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan arah pendidikan nasional harus mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan bangsa.

"Pendidikan kita harus membumi, hadir di tengah rakyat, dan mampu memberikan solusi atas berbagai problematika. Kita ingin membangun generasi yang tidak hanya menjulang dalam prestasi global, tetapi tetap memiliki integritas dan nasionalisme yang kokoh sebagai kader bangsa," ujar Abdul Mu'ti.

Talenta Unggul Dikirim ke Papua dan NTT

Pemerintah melalui Kemendikdasmen terus berkolaborasi mengirimkan talenta unggul ke berbagai daerah untuk mendukung transformasi pendidikan digital.

Talenta tersebut terdiri dari tenaga profesional dan alumni penerima beasiswa yang ditugaskan memberikan edukasi digital di Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Program tersebut bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada siswa di daerah terpencil sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi pelajar di wilayah pelosok.

Abdul Mu'ti menegaskan Kemendikdasmen berkomitmen mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia dengan fokus utama transformasi digital di wilayah 3T.

Pemerintah juga menyiapkan penguatan karakter generasi muda agar adaptif terhadap dinamika global sebagai manifestasi visi Presiden Prabowo Subianto.

Visi tersebut mengedepankan sinergi kaum muda dalam peningkatan mutu sumber daya manusia guna memperkuat daya saing bangsa menghadapi tantangan global dan mewujudkan Indonesia Maju.

Penulis :
Leon Weldrick