
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong penguatan riset multidisiplin sebagai kunci menghadapi berbagai tantangan global yang berkembang semakin cepat.
Brian Soroti Tantangan Global dan Peran Strategis Perguruan Tinggi
Brian menyoroti perubahan dunia yang bergerak sangat cepat dengan tantangan global meliputi dinamika ekonomi dan geopolitik, perkembangan kecerdasan buatan atau AI, perubahan iklim, hingga ketahanan industri global.
"Yang kita butuhkan saat ini adalah cara berpikir yang lebih integratif, lebih kolaboratif dan lebih multidisiplin," ujar Brian.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kepemimpinan global, menjembatani ilmu pengetahuan dan kebijakan, menghubungkan inovasi dan keberlanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.
Ia menilai generasi pemimpin masa depan harus mampu menghadirkan solusi lintas sektor, mengedepankan kolaborasi pengetahuan, dan menghasilkan riset yang berdampak nyata.
“Penting untuk mendorong ilmu multidisiplin guna memecahkan tantangan global, tetapi di saat yang sama juga menyelesaikan isu-isu di dalam negeri. Ini salah satu tantangan besar ke masa depan, dan diharapkan forum seperti ini dapat melahirkan ide-ide efektif yang dapat memperkuat kolaborasi internasional,” katanya.
Kemdiktisaintek Perkuat Ekosistem Riset dan Talenta Unggul
Brian menegaskan ekosistem riset multidisiplin perlu terus diperkuat sebagai bagian penting dari transformasi pendidikan tinggi nasional.
Perguruan tinggi didorong menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi yang relevan dengan perubahan global maupun kebutuhan pembangunan nasional.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga berkomitmen mendorong kolaborasi lintas disiplin, memperkuat jejaring akademik internasional, serta mengembangkan talenta unggul.
Talenta yang diharapkan adalah sumber daya manusia yang mampu menghadirkan inovasi dan memiliki kepemimpinan berdampak bagi Indonesia maupun dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka





