
Pantau - TNI melalui Koops Habema mengevakuasi 44 warga pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Minggu, 24 Mei 2026, setelah warga melarikan diri karena takut terhadap keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Proses Evakuasi dan Pengamanan Warga
Para warga dievakuasi setelah tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, menggunakan tiga unit long boat dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon.
Setibanya di Pelabuhan Tanah Merah, seluruh warga langsung mendapat pengamanan dan pendampingan dari personel Koops TNI Habema.
Aparat gabungan juga melakukan pendataan, pemeriksaan terhadap warga, serta pengamanan lanjutan untuk memastikan kondisi para pendulang emas tetap aman.
Kepala Penerangan Koops Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, "Evakuasi ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil yang terdampak situasi gangguan keamanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan."
Wirya tidak menjelaskan secara rinci kronologi para warga dapat melarikan diri dari kelompok OPM di wilayah tersebut.
Koops Habema Tingkatkan Pengamanan Wilayah
Setelah proses pendampingan selesai, personel Koops Habema meningkatkan pengamanan di sejumlah wilayah guna memastikan masyarakat tetap aman dari potensi gangguan keamanan.
Wirya mengatakan, "Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus berupaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta meningkatkan langkah-langkah pengamanan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan."
Koops Habema memastikan seluruh warga yang dievakuasi telah mendapatkan pelayanan dari aparat TNI.
Hingga saat ini, Koops Habema terus memperkuat sinergi dengan aparat terkait untuk memastikan wilayah tetap aman dari aktivitas OPM.
- Penulis :
- Arian Mesa





