
Pantau - Universitas Airlangga (Unair) menerima 2.771 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dengan peningkatan minat signifikan pada program pendidikan vokasi yang berorientasi pada kesiapan kerja.
Minat Program Vokasi Unair Meningkat
Tingginya minat calon mahasiswa terhadap program vokasi terlihat dari pola pilihan peserta SNBT 2026 yang menempatkan program tersebut sebagai salah satu prioritas utama.
Lebih dari 50 persen peserta yang lolos program vokasi diketahui menempatkan program tersebut sebagai pilihan ketiga saat pendaftaran.
Rektor Unair Muhammad Madyan mengatakan pendidikan vokasi di kampusnya memang dirancang untuk mempercepat penyerapan lulusan di dunia industri.
“Pendidikan vokasi kami memang didesain fokus pada aspek vokasional agar lulusannya bisa lebih cepat terserap di dunia kerja,” ungkapnya.
Unair juga telah meningkatkan sejumlah program Diploma 3 (D3) menjadi Diploma 4 (D4) untuk menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan tuntutan industri.
“Program D3 yang orientasi kerjanya cepat sudah kami tingkatkan menjadi D4 untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang menginginkan masa studi lebih panjang dengan kompetensi sarjana terapan,” jelas Madyan.
Selain itu, Unair akan melibatkan lebih banyak praktisi dalam penyusunan kurikulum guna memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan industri melalui program link and match.
Unair Perketat Seleksi Mandiri dan Pastikan UKT Tidak Naik
Dalam pelaksanaan seleksi jalur Mandiri 2026, Unair menegaskan komitmennya memberantas praktik perjokian dengan sistem pengamanan berlapis.
Pengamanan dilakukan melalui pemeriksaan fisik menggunakan metal detector, pencocokan dokumen peserta, hingga verifikasi wajah secara langsung di ruang ujian.
“Kami sudah mengantisipasi segala bentuk potensi kecurangan untuk jalur Mandiri nanti. Pengamanan dilakukan mulai pemeriksaan fisik menggunakan metal detector hingga pencocokan dokumen dan wajah peserta secara langsung di ruang ujian,” kata Madyan.
Untuk penerimaan mahasiswa baru, Unair menetapkan rata-rata kuota jalur Mandiri sebesar 48 persen yang masih sesuai dengan batas maksimal regulasi pemerintah sebesar 50 persen.
Beberapa program studi dengan tingkat persaingan tinggi hanya menyediakan kuota sekitar 20 hingga 30 persen.
Program studi Kedokteran disebut masih menjadi jurusan dengan persaingan paling ketat di Unair.
“Program studi Kedokteran masih menjadi jurusan dengan tingkat persaingan paling ketat,” ujar Madyan.
Unair juga memastikan tidak ada kenaikan uang kuliah pada tahun 2026 termasuk di Fakultas Kedokteran.
Kampus tersebut menerapkan sistem tarif tunggal atau single tariff pada pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI) agar sistem pembayaran lebih transparan dan adil.
“Kebijakan ini diambil agar sistem pembayaran menjadi lebih transparan, adil, dan memberikan kepastian bagi orang tua mahasiswa,” tutur Madyan.
Skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap menggunakan dua kategori seperti tahun sebelumnya.
Unair turut mengingatkan masyarakat agar tidak percaya kepada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan jalur Mandiri di luar mekanisme resmi kampus.
- Penulis :
- Shila Glorya





