HOME  ⁄  Nasional

Tren Girl Group K-Pop Bergeser dari Konsep Imut ke Musik Techno yang Lebih Edgy

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tren Girl Group K-Pop Bergeser dari Konsep Imut ke Musik Techno yang Lebih Edgy
Foto: (Sumber : Empat anggota grup BLACKPINK menghadiri acara Met Gala 2026 di New York, Amerika Serikat Senin (4/5/2026). ANTARA/HO-Akun Instagram @metgalaofficial_.)

Pantau - Sejumlah kritikus industri hiburan Korea Selatan menilai tren konsep grup idola wanita K-Pop mulai bergeser dari tema imut menuju musik techno dengan nuansa lebih gelap dan agresif.

Kritikus musik Lee Dae Hwa menyebut perubahan tersebut terjadi karena industri K-Pop terus berupaya mengikuti perkembangan tren musik dansa global.

“K-Pop selalu didorong bukan hanya oleh daya tarik arus utama, tetapi juga oleh keinginan untuk tetap berada di garis depan musik dansa yang sedang tren,” kata Lee Dae Hwa dikutip dari Korea Joongang Daily, Senin (25/5).

Menurut dia, perhatian perusahaan hiburan kini mulai tertuju pada perkembangan musik techno di klub-klub Eropa.

Suasana gelap dan elegan dari genre techno dinilai cocok dengan citra berani dan edgy yang kini banyak diusung grup idola wanita K-Pop.

Kritikus musik Lim Hee Yun mengatakan perubahan konsep tersebut juga dipengaruhi perubahan pola konsumsi musik digital yang kini lebih mengandalkan video pendek.

“Techno bukanlah musik untuk didengarkan secara mendalam. Koreografinya umumnya lebih sederhana daripada pertunjukan tari berbasis hip-hop yang umum di kalangan grup idola pria, dan itu membuatnya sangat efektif untuk pemasaran global yang berfokus pada video pendek," ujar Lim.

ILLIT dan IVE Jadi Sorotan Tren Baru

Salah satu contoh perubahan konsep terlihat dari grup ILLIT lewat lagu “It’s Me” yang dirilis pada 30 April 2026.

Grup tersebut sebelumnya dikenal melalui lagu bernuansa ceria seperti “Magnetic” dan “Cherish (My Love)”.

Namun pada rilisan terbaru, ILLIT tampil dengan beat lebih agresif dan koreografi dinamis yang mendapat respons positif dari penggemar.

EP keempat mereka bertajuk “Mamillapinatapai” bahkan berhasil menembus peringkat ke-26 Billboard 200 Amerika Serikat.

Sementara itu, grup IVE juga mencuri perhatian lewat lagu “Bang Bang” yang menggunakan pola drum techno khas musik klub Eropa.

Lagu tersebut bertahan di posisi 10 besar tangga lagu Melon sejak dirilis pada Februari 2026.

BLACKPINK Dinilai Bawa Techno ke Arus Utama Global

BLACKPINK disebut menjadi salah satu grup yang membantu mengangkat kembali genre techno ke pasar global.

Single mereka “Jump” yang dirilis pada 2025 menampilkan dentuman drum cepat, synth elektronik pendek, dan pengulangan lirik sederhana khas techno modern.

Lagu itu berhasil menduduki posisi pertama tangga lagu global Spotify dan Billboard Global.

Tren techno yang berkembang di K-Pop saat ini disebut banyak dipengaruhi suara klub dari kota-kota Eropa seperti Berlin.

Genre tersebut identik dengan tempo cepat, dentuman drum keras, dan suara elektronik tajam.

Meski unsur techno sudah pernah populer di Korea Selatan sejak era 1990-an hingga awal 2000-an, kini genre tersebut hadir dengan pendekatan lebih modern dan menyesuaikan kebutuhan pasar digital global.

Penulis :
Ahmad Yusuf