
Pantau - Pemerintah Kota Bandung mencatat jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mencapai 18.036 ekor dan seluruhnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sekitar 65 persen dari total hewan kurban tersebut didominasi oleh domba dan kambing.
Farhan memastikan seluruh hewan kurban yang telah diperiksa berada dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih.
"Pemeriksaan dan pengawasan hewan kurban terus dilakukan hingga hari tasyrik," ungkap Farhan.
Pengawasan Penyembelihan dan Distribusi Daging
Pemerintah Kota Bandung juga melakukan penyisiran ke berbagai lokasi pemotongan hewan kurban untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar.
Selain itu, pengawasan dilakukan agar distribusi daging kurban tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.
Farhan mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum refleksi rasa syukur dan semangat pengorbanan dalam membangun Kota Bandung.
"Sejak Januari 2026 masyarakat Kota Bandung menerima banyak berkah dalam berbagai bentuk kebahagiaan, meski tantangan masih besar," ujar Farhan.
DKPP Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung memastikan tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban yang diperiksa menjelang Idul Adha.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung Wilsandi Saefuloh mengatakan hewan kurban yang dinyatakan sehat diberikan stiker khusus sebagai tanda lolos pemeriksaan kesehatan.
Stiker tersebut dilengkapi barcode yang dapat dipindai masyarakat untuk mengetahui identitas hewan dan hasil pemeriksaan kesehatannya.
"Masyarakat dapat memindai barcode melalui aplikasi untuk melihat data pemeriksaan kesehatan hewan kurban," kata Wilsandi.
Wilsandi menegaskan bahwa PMK menjadi salah satu syarat utama dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
- Penulis :
- Leon Weldrick
- Editor :
- Leon Weldrick





