
Pantau - PDI Perjuangan (PDIP) membentuk tim khusus untuk mengevaluasi Undang-Undang Pemilu sebagai bagian dari persiapan partai menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan tim tersebut telah dibentuk untuk mengkaji regulasi pemilu sekaligus menyusun langkah strategis menuju pemilu mendatang.
"Di PDI Perjuangan, kami sudah membentuk tim yang akan melakukan evaluasi terhadap UU Pemilu dan persiapan-persiapan menuju pada Pemilu Tahun 2029," ungkap Andreas di Jakarta Utara, Sabtu.
Pembahasan RUU Pemilu Jadi Pintu Masuk
Andreas menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang saat ini berlangsung di DPR RI menjadi momentum penting bagi partainya untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, revisi regulasi pemilu akan menjadi dasar dalam menyusun strategi politik dan kelembagaan partai ke depan.
"Yang penting sekarang, di DPR sedang dibicarakan soal UU Pemilu karena itu menjadi pintu masuk untuk membahas persiapan menuju 2029," katanya.
PDIP menilai evaluasi terhadap sistem pemilu perlu dilakukan sejak dini agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan aturan yang nantinya disepakati oleh DPR dan pemerintah.
Puan Dorong Pemilu Jujur dan Adil
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pembahasan RUU Pemilu akan mengedepankan prinsip pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan tidak merugikan masyarakat.
"Kami berkeinginan agar pemilu yang akan datang dapat dilaksanakan secara jujur dan adil, tidak merugikan rakyat, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara," ujarnya.
Puan juga mengungkapkan seluruh partai politik di DPR telah menjalin komunikasi baik secara formal maupun informal terkait pembahasan RUU Pemilu.
Ia menegaskan pembahasan regulasi tersebut harus diarahkan untuk menghasilkan sistem pemilu yang terbaik bagi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
"Jadi, kami akan terus melakukan pembicaraan sebaik-baiknya, baik secara informal maupun formal," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





