HOME  ⁄  Nasional

Mensos Dorong Pemda NTT Siapkan Lahan untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mensos Dorong Pemda NTT Siapkan Lahan untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Foto: (Sumber: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (kanan) didampingi Gubernur NTT Melki Laka Lena (kiri), Wagub NTT Johni Asadoma (kedua kiri) dan Bupati Kupang Yosef Lede (Kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Minggu (31/5/2026). ANTARA/Kornelis Kaha.)

Pantau - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf berharap pemerintah daerah di seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih (SRMP) permanen guna mendukung target pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Harapan tersebut disampaikan Saifullah saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Kupang yang turut dihadiri pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), siswa Sekolah Rakyat, sejumlah kepala daerah di NTT, serta Gubernur NTT.

Menurut Saifullah, Presiden menargetkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat minimal satu unit di setiap kabupaten/kota dan sekurang-kurangnya dua unit di tingkat provinsi.

“Saya ingin ke depan, target Presiden untuk mendirikan gedung permanen sekolah rakyat minimal satu di setiap kabupaten kota dan sekurang-kurangnya dua di tingkat provinsi bisa diselenggarakan oleh provinsi dan kabupaten,” ungkapnya.

Saat ini NTT baru memiliki satu Sekolah Rakyat yang masih menggunakan gedung milik Kementerian Sosial di Sentra Effata Kabupaten Kupang.

Sementara itu, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sedang berlangsung di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Mensos menargetkan NTT memiliki 22 Sekolah Rakyat permanen pada masa mendatang.

Setiap kabupaten dan kota di NTT diharapkan memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat, sedangkan pemerintah provinsi ditargetkan memiliki dua unit sekolah permanen.

Menurut Saifullah, dua sekolah di tingkat provinsi nantinya akan melayani warga Kota Kupang dan peserta didik dari berbagai wilayah di NTT.

“Nanti di provinsi ada dua, yang masuk ke dua sekolah itu tentunya adalah warga di Kota Kupang dan seluruh anak di Provinsi NTT,” ujarnya.

Saifullah menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat permanen sangat bergantung pada kesiapan lahan yang disediakan pemerintah daerah.

Jika lahan telah tersedia dan memenuhi persyaratan, pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia menjelaskan penilaian kelayakan lahan sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Pembangunan SR permanen di setiap Kabupaten/kota di NTT tergantung tanahnya. Kalau tanahnya siap ya dibangun oleh kementerian pekerjaan umum. Karena yang menentukan layak dan tidaknya itu, dari kementerian PU,” katanya.

Kementerian Sosial akan mengajukan pembangunan berdasarkan permintaan gubernur, bupati, dan wali kota yang telah menyiapkan lahan.

Pemerintah Kabupaten Kupang disebut sebagai salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SRMP permanen.

Setelah menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, Saifullah bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang untuk memantau perkembangan pembangunan gedung SRMP permanen yang sedang dikerjakan.

Penulis :
Gerry Eka