
Pantau - Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali perak nomor speed putra pada World Climbing Series Madrid 2026 di Alcobendas, Spanyol, Senin dini hari WIB, setelah mencatat waktu 4,81 detik pada laga final melawan atlet China Shuhong Chu yang membukukan waktu 4,75 detik.
Perjalanan Robby Menuju Final
Robby membuka putaran final dengan mengalahkan wakil China Ziyu Zhou pada babak 16 besar setelah mencatatkan waktu 4,91 detik.
Pada perempat final, Robby melaju usai membukukan waktu 5,27 detik dan mengungguli atlet Amerika Serikat Michael Hom yang mencatat 6,60 detik.
Pertarungan sengit terjadi di babak semifinal saat Robby mencatat waktu 4,72 detik untuk mengalahkan atlet Amerika Serikat Zach Hammer dengan selisih hanya 0,06 detik.
Pada babak perebutan medali emas, Robby kembali tampil kompetitif namun harus mengakui keunggulan Shuhong Chu yang mencatat waktu lebih cepat.
Satu-satunya Medali untuk Indonesia
Robby menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil membawa pulang medali pada nomor speed putra World Climbing Series Madrid 2026.
Veddriq Leonardo terhenti pada babak 16 besar setelah mengalami fall saat menghadapi atlet Italia Matteo Zurloni.
Raharjati Nursamsa berhasil mencapai perempat final namun gagal melanjutkan langkah setelah mengalami fall ketika berhadapan dengan wakil China Jie Yang.
Sementara itu, Aditya Tri Syahria tidak lolos ke putaran final setelah menempati posisi ke-27 pada babak kualifikasi.
Atlet Putri Gagal Melangkah Jauh
Di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma berhasil menembus putaran final.
Rajiah menjadi atlet putri Indonesia yang melangkah paling jauh dengan mencapai babak perempat final.
Desak Made harus terhenti pada babak 16 besar setelah mengalami fall saat menghadapi atlet Amerika Serikat Sophia Curcio.
Berthidgna juga tersingkir pada babak 16 besar setelah mencatat waktu 6,83 detik, sedangkan lawannya Emma Hunt dari Amerika Serikat mencatat waktu 6,24 detik dan kemudian meraih medali emas.
PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirim tujuh atlet nomor speed ke World Climbing Series Madrid 2026 yang terdiri atas empat atlet putra dan tiga atlet putri.
- Penulis :
- Aditya Yohan





