HOME  ⁄  Nasional

Ditjen Imigrasi Siapkan Koridor Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Ditjen Imigrasi Siapkan Koridor Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026
Foto: Seorang penumpang dari kedatangan internasional melewati 'seamless immigration process' di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (sumber: Ditjen Imigrasi)

Pantau - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyiapkan layanan khusus berupa seamless immigration process melalui corridor gate di sejumlah titik debarkasi haji untuk mendukung kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2026.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, "Dalam mendukung kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2026, kami telah menyiapkan layanan khusus berupa seamless immigration process melalui 'corridor gate' di sejumlah titik debarkasi haji".

Melalui sistem tersebut, proses pemeriksaan keimigrasian dapat berlangsung lebih cepat dan efisien karena data jamaah telah diproses sebelum kedatangan di Indonesia.

Dengan penerapan sistem ini, jamaah tidak perlu mengantre di pemeriksaan imigrasi konvensional maupun menggunakan autogate saat tiba di Tanah Air.

Hendarsam mengungkapkan, "Dengan sistem ini jamaah haji dapat segera lanjutkan perjalanan menuju asrama haji atau tujuan berikutnya".

Corridor Gate Disiapkan di Sejumlah Debarkasi

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, corridor gate telah ditempatkan di Terminal 2 untuk melayani kedatangan jamaah sesuai kelompok terbang atau kloter.

Ditjen Imigrasi juga menyiagakan petugas imigrasi serta mobile unit guna memastikan proses kedatangan jamaah berjalan lancar.

Sementara itu, di Surabaya, fasilitas corridor gate telah dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo dan terhubung dengan jaringan keimigrasian nasional.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan jamaah haji yang tiba melalui debarkasi Surabaya.

Hendarsam menyatakan seluruh kesiapan pelaksanaan debarkasi haji telah diperiksa oleh pihaknya.

Ia mengatakan, "Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan hari ini, seluruh kesiapan pelaksanaan debarkasi haji berada dalam kondisi siap, baik dari sisi petugas, fasilitas pemeriksaan, maupun sistem pendukung".

Tidak Ada Kendala Signifikan dalam Pemulangan Jamaah

Ditjen Imigrasi menyebut selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 belum terdapat laporan kehilangan paspor yang dialami jamaah Indonesia di Arab Saudi.

Pihak imigrasi juga tidak memperkirakan adanya kendala signifikan yang dapat mengganggu proses pemulangan jamaah ke Indonesia.

Jika terjadi kehilangan dokumen perjalanan, Ditjen Imigrasi akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan dilakukan secara cepat dan tidak menghambat kepulangan jamaah.

Seamless immigration process merupakan sistem pemeriksaan berbasis biometrik yang memungkinkan penumpang kedatangan internasional melewati proses imigrasi tanpa harus berhenti untuk pemeriksaan manual.

Teknologi tersebut mulai dioperasikan sejak 2025 sebagai bagian dari program All Indonesia yang bertujuan menyederhanakan prosedur keimigrasian dan meningkatkan efisiensi pelayanan di bandara.

Pemulangan Jamaah Dimulai Awal Juni 2026

Jamaah haji Indonesia tahun 2026 mulai kembali ke Tanah Air pada awal Juni 2026 dengan kloter pertama berasal dari Embarkasi Batam berkode BTH-1.

Kloter BTH-1 diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz pada Minggu, 31 Mei 2026, dan menjadi awal fase pemulangan jamaah haji gelombang pertama.

Pada fase pertama pemulangan terdapat 17 kloter dengan total 6.798 jamaah yang dipulangkan mulai 1 Juni 2026.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026, jamaah gelombang kedua akan dipulangkan mulai 16 Juni hingga 30 Juni 2026 dari Madinah menuju Indonesia.

Sebelum pemulangan, jamaah dijadwalkan berangkat dari Makkah menuju Madinah pada 7 Juni 2026 dan tinggal sekitar sembilan hari sebelum diterbangkan kembali ke Indonesia.

Penerapan seamless immigration process diharapkan dapat mempercepat proses kedatangan ribuan jamaah haji sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan keimigrasian di berbagai debarkasi Indonesia.

Penulis :
Leon Weldrick