HOME  ⁄  Nasional

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Kemaritiman, Bentuk Tiga Kelompok Kerja Permanen

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Kemaritiman, Bentuk Tiga Kelompok Kerja Permanen
Foto: Ilustrasi AI - Bendera nasional RI dan Rusia (sumber: ChatGPT Go/antons)

Pantau - Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang kemaritiman dalam konsultasi bilateral yang berlangsung di Moskow, Rusia, pada 1 Juni 2026, dengan fokus pada logistik maritim, pembangunan kapal, pelatihan personel, dan studi sumber daya kelautan.

Konsultasi kemaritiman tersebut dipimpin bersama oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan Nikolai Patrushev.

Kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang mencakup pengembangan sektor perkapalan, perikanan, teknologi hijau, hingga energi terbarukan.

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta menyatakan, "Kedua pihak membahas kerja sama bilateral dalam aspek logistik maritim, pembangunan kapal, pelatihan personel, dan studi sumber daya kelautan."

Investasi Rusia di Sektor Perkapalan dan Akuakultur

Sejumlah perusahaan Rusia menyatakan minat untuk berinvestasi di Indonesia melalui pendirian perusahaan patungan (joint venture) pembangunan kapal dan pembangunan fasilitas produksi komponen peralatan maritim.

Selain sektor perkapalan, perusahaan perikanan Rusia juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan sektor akuakultur Indonesia.

Dukungan tersebut mencakup penerapan teknologi ramah lingkungan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan inovasi digital dalam rantai pasok.

Indonesia dan Rusia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama pada sektor perancangan dan konstruksi kapal yang disesuaikan dengan karakteristik perairan Indonesia.

Fokus Teknologi Hijau dan Pembentukan Kelompok Kerja

Dalam pertemuan itu, kedua negara turut membahas peluang kerja sama di bidang teknologi hijau dan energi terbarukan.

Area kerja sama yang dijajaki meliputi pembangunan kapal ramah lingkungan, peningkatan efisiensi energi, dan pemanfaatan bahan bakar alternatif.

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas sejumlah proposal spesifik untuk memastikan implementasi nyata dari berbagai kesepakatan yang telah dicapai.

Untuk mempercepat realisasi kerja sama, Indonesia dan Rusia sepakat membentuk tiga kelompok kerja permanen.

Kelompok kerja pertama akan berfokus pada pembangunan kapal dan pemanfaatan jalur logistik baru.

Kelompok kerja kedua akan berfokus pada pembangunan berkelanjutan sumber daya kelautan dan pengembangan sektor perikanan.

Kelompok kerja ketiga akan berfokus pada penelitian ilmiah bersama, pelatihan personel, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Pembentukan kelompok kerja permanen tersebut diharapkan dapat memperdalam penjajakan sekaligus mempercepat implementasi kerja sama kemaritiman kedua negara.

Konsultasi bilateral di Moskow merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama Indonesia-Rusia yang secara khusus membahas kerja sama kemaritiman di Jakarta pada Oktober 2025.

Penulis :
Shila Glorya