HOME  ⁄  Nasional

TNI AU Dukung Bandara Kertajati Jadi Pusat MRO Pesawat, Bidik Peran Strategis di Asia

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

TNI AU Dukung Bandara Kertajati Jadi Pusat MRO Pesawat, Bidik Peran Strategis di Asia
Foto: KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono saat bertemu dengan Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 4/6/2026 (sumber: Humas TNI AU)

Pantau - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Mohamad Tonny Harjono menegaskan dukungan TNI AU terhadap rencana pengembangan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat saat pertemuan dengan Vivi Yulaswati di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026).

TNI AU menilai pengembangan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO sejalan dengan pemanfaatan kawasan tersebut yang selama ini telah digunakan dalam berbagai kegiatan latihan dan aktivitas penerbangan.

Menurut Tonny, pembangunan pusat MRO di Kertajati berpotensi mendukung industri pertahanan nasional sekaligus mendorong perkembangan industri dirgantara dalam negeri.

Keberadaan fasilitas MRO juga dinilai dapat meningkatkan keterlibatan industri lokal dalam kegiatan pemeliharaan pesawat serta membuka peluang pengembangan teknologi pertahanan nasional.

TNI AU Siapkan Kajian Pendukung

TNI AU telah menyiapkan berbagai kajian untuk mendukung pengembangan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO pesawat.

Kajian tersebut akan menjadi dasar pembahasan sebelum proyek pembangunan dimulai.

Tonny mengungkapkan, "Pengembangan kawasan tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan bersama kementerian/lembaga terkait agar arah pemanfaatannya memiliki roadmap yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan."

Ia menegaskan pembahasan lintas kementerian dan lembaga diperlukan agar pengembangan kawasan berjalan sesuai kebutuhan nasional dan memiliki arah yang jelas dalam jangka panjang.

Kemhan Targetkan Kertajati Jadi Pusat MRO Hercules di Asia

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) merencanakan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO pesawat C-130/Hercules di kawasan Asia.

Rencana tersebut mengemuka setelah pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan keinginan membangun pusat pemeliharaan mesin pesawat Hercules dan Kertajati menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Rico Ricardo Sirait menjelaskan, "Saat ini, terdapat rencana untuk menyiapkan kawasan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat MRO pesawat C-130/Hercules. Pemilihan Kertajati mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas serta fasilitas pendukung penerbangan yang sudah memadai."

Kemhan memilih Kertajati karena memiliki lahan yang luas, infrastruktur penerbangan yang tersedia, serta potensi untuk dikembangkan menjadi pusat pemeliharaan pesawat skala regional.

Proyek tersebut dinilai strategis karena dapat memperkuat sistem pertahanan nasional, mendukung kemandirian industri pertahanan, dan meningkatkan dukungan logistik penerbangan strategis nasional.

Melalui pengembangan tersebut, Indonesia diharapkan mampu menjadi pusat layanan pemeliharaan pesawat Hercules di Asia, memperkuat kerja sama pertahanan regional, meningkatkan diplomasi pertahanan, serta mengurangi ketergantungan pada fasilitas pemeliharaan pesawat di luar negeri.

Penulis :
Leon Weldrick