
Pantau - Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dan disambut para siswa berseragam yang meneriakkan yel-yel Sekolah Rakyat.
Para siswa juga menampilkan tarian kecak khas Bali sebagai bentuk penyambutan kepada Presiden.
Prabowo menyempatkan diri menyaksikan penampilan tersebut sebelum memasuki aula sekolah.
Dalam kunjungan itu, Presiden turut didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Presiden Dengarkan Pengalaman Siswa
Setelah memasuki aula, Prabowo mendengarkan berbagai kisah dari siswa yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Salah satu siswa yang berbagi cerita adalah Gede Bagus Abimanyu.
Di hadapan Presiden, Gede mengaku pernah mengalami perundungan sebelum bergabung dengan Sekolah Rakyat.
Ia menyampaikan tekad untuk menghilangkan perundungan serta mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas inisiasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Program untuk Anak Keluarga Miskin
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Program tersebut ditujukan bagi anak-anak yang berasal dari Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sasaran utama program adalah kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan akses pendidikan.
Pemerintah berharap program ini mampu mengurangi angka putus sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan nasional, serta membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh pendidikan yang layak.
- Penulis :
- Gerry Eka





