
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Institut de Recherche pour le Développement (IRD) Prancis menandatangani perjanjian pelaksanaan kerja sama riset dan inovasi guna memperkuat kolaborasi ilmiah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi kelanjutan kemitraan Indonesia dan Prancis yang telah berlangsung selama lima dekade di bidang lingkungan, kesehatan, keanekaragaman hayati, hingga pertanian berkelanjutan.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menegaskan kerja sama internasional memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas riset nasional dan memperluas kontribusi Indonesia di tingkat global.
Ia mengungkapkan, "Kerja sama Indonesia dan Prancis akan dikembangkan melalui skema co-funding yang memungkinkan kedua negara berkontribusi secara setara dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak."
Dorong Solusi Nyata untuk Masyarakat
Fauzan menilai kemitraan riset harus mampu menghasilkan solusi konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, Kemdiktisaintek terus memperluas kolaborasi internasional yang berorientasi pada dampak dan selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Ia mengatakan, "Kolaborasi ini tidak hanya mendorong mobilitas mahasiswa dan peneliti, tetapi juga memperkuat kapasitas riset untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi kedua negara. Indonesia tidak lagi dilihat sebagai obyek atau lokasi penelitian namun sebagai rekanan penelitian penting bagi Prancis."
Fauzan juga menyampaikan bahwa Kemdiktisaintek bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyusun Peta Jalan dan Agenda Riset Nasional sebagai panduan strategis pengembangan riset Indonesia.
Ia menambahkan, "Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin mempercepat lahirnya solusi atas berbagai permasalahan prioritas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra riset yang setara di tingkat global."
Prancis Tegaskan Komitmen Perluas Kolaborasi
Direktur Utama IRD Prancis Valérie Verdier menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra Indonesia yang telah memperkuat hubungan ilmiah kedua negara selama puluhan tahun.
Menurutnya, kemitraan yang telah terjalin menjadi fondasi penting untuk memperluas kerja sama riset yang memberikan manfaat bagi Indonesia dan Prancis.
Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menegaskan komitmen negaranya untuk terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi.
Kerja sama yang semakin erat diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menghasilkan solusi berbasis sains untuk menghadapi berbagai tantangan global.
- Penulis :
- Aditya Yohan





