HOME  ⁄  Nasional

Kemenhaj NTB Catat 11 Jamaah Haji Embarkasi Lombok Wafat di Tanah Suci

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenhaj NTB Catat 11 Jamaah Haji Embarkasi Lombok Wafat di Tanah Suci
Foto: (Sumber : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Amin. ANTARA/Nur Imansyah..)

Pantau - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan sebanyak 11 jamaah haji Embarkasi Lombok wafat di Tanah Suci, Arab Saudi, selama penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Kepala Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan pihaknya akan melakukan kunjungan takziah kepada keluarga jamaah yang meninggal dunia di sejumlah daerah di NTB.

Kunjungan Takziah ke Keluarga Jamaah

Lalu Amin menjelaskan kunjungan pertama akan dilakukan kepada keluarga jamaah asal Kabupaten Lombok Timur yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.

“Di Kabupaten Lombok Timur ada tiga orang haji yang wafat di Tanah Suci, yakni Isniwat Isyum, Harun Al Rashid dan Mainah Subuh,” ujarnya di Mataram, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan kegiatan takziah akan dilaksanakan di sela-sela proses pemulangan dan penyambutan jamaah haji yang kembali ke daerah asal.

Selain dari Lombok Timur, lima jamaah haji yang meninggal dunia berasal dari Pulau Sumbawa.

“Tiga orang haji berasal dari Kabupaten Bima, sedangkan dua lainnya dari Kabupaten Sumbawa,” kata Lalu Amin.

Menurut dia, kunjungan ke keluarga jamaah di Pulau Sumbawa juga akan dijadwalkan dalam waktu dekat.

Pendampingan Keluarga Sudah Dilakukan

Lalu Amin mengungkapkan pendampingan kepada keluarga jamaah yang ditinggalkan telah dilakukan lebih dahulu oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten.

“Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa sudah melakukan kunjungan langsung kepada keluarga jamaah yang ditinggalkan,” ungkapnya.

Berdasarkan data Kemenhaj NTB, total 11 jamaah haji yang wafat terdiri atas tiga orang dari Lombok Tengah, tiga orang dari Lombok Timur, tiga orang dari Kabupaten Bima, dan dua orang dari Kabupaten Sumbawa.

Kemenhaj NTB memastikan pendampingan kepada keluarga jamaah yang meninggal dunia terus dilakukan selama proses pemulangan jamaah haji berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf