
Pantau - Provinsi Riau kembali mendapat tambahan dua unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan dua helikopter tersebut telah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Minggu (7/6).
“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa dua unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini kedua helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ungkap Edy.
Armada Udara Karhutla Bertambah
Edy menjelaskan dua helikopter tambahan itu terdiri dari tipe Sikorsky dan Blackhawk yang akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman di daerah rawan karhutla.
Dengan kedatangan armada baru tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan di Riau kini menjadi lima unit.
Empat unit di antaranya berfungsi sebagai helikopter water bombing, sedangkan satu unit lainnya digunakan untuk patroli udara.
Menurut Edy, keberadaan tambahan armada udara sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di lokasi yang sulit dijangkau petugas di darat.
“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat, sehingga pemadaman karhutla dapat lebih cepat dilakukan sebelum meluas,” ujarnya.
Dukungan BNPB Terus Mengalir
Sebelumnya, pada Jumat (5/6), BNPB juga mengirimkan satu unit helikopter water bombing tambahan ke Riau.
Helikopter tersebut merupakan tipe Sikorsky S-61A dengan nomor registrasi N5193Y yang diterbangkan dari Subang, Malaysia.
Tambahan armada tersebut diharapkan menjaga kekuatan operasi pemadaman udara di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Riau.
Pemerintah daerah berharap dukungan BNPB dapat mempercepat pengendalian karhutla serta mencegah meluasnya titik api selama musim kemarau berlangsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan





