
Pantau - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat melaporkan tujuh jamaah haji asal Embarkasi Padang meninggal dunia di Arab Saudi selama pelaksanaan ibadah haji musim 1447 Hijriah.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki mengatakan hingga Selasa (9/6/2026), jumlah jamaah haji Embarkasi Padang yang wafat di Tanah Suci tercatat sebanyak tujuh orang.
“Hingga hari ini tercatat tujuh haji yang wafat di Arab Saudi,” ungkapnya.
Jamaah Berasal dari Sumbar dan Bengkulu
Dari tujuh jamaah yang meninggal dunia, dua orang berasal dari Provinsi Bengkulu, yakni Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara.
Sementara lima jamaah lainnya berasal dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, dan daerah lain dalam wilayah Embarkasi Padang.
Ketujuh jamaah tersebut adalah Tukiman Sadi Kromo Karso, Yunilis Muin, Sofian Arbi, Imam Kanapi Imam Qodir, Syamsu Kari Sudin, Mainusni Marukun, dan Mustina Abdul Basir.
Mereka meninggal di lokasi yang berbeda, baik di rumah sakit maupun hotel tempat menginap selama menjalani ibadah haji.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian antara lain serangan jantung akut, syok kardiogenik, penyakit jantung iskemik kronis, hingga gagal napas akut.
Proses Pemulangan Jamaah Terus Berjalan
Rifki mengatakan dua jamaah dimakamkan di Makam Baqi Madinah, sementara empat jamaah lainnya dimakamkan di Saraya Suhada Al Haram.
“Dua orang dimakamkan di Makam Baqi Madinah dan empat lainnya di Saraya Suhada Al Haram,” ujarnya.
Pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Embarkasi Padang memberangkatkan sebanyak 5.374 jamaah dan petugas.
Jumlah tersebut terdiri atas 3.989 jamaah asal Sumatera Barat, 1.354 jamaah asal Bengkulu, serta 54 petugas kelompok terbang.
Hingga kedatangan kloter lima pada Senin (8/6/2026) malam, sebanyak 1.951 jamaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Padang.
Proses pemulangan jamaah haji dari Arab Saudi akan terus berlangsung hingga seluruh kelompok terbang tiba sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





