HOME  ⁄  Nasional

Bandara Lombok Dukung Penambahan Penerbangan Singapura Jadi 10 Kali per Pekan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bandara Lombok Dukung Penambahan Penerbangan Singapura Jadi 10 Kali per Pekan
Foto: (Sumber : Kawasan terminal Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Akhyar Rosidi/am..)

Pantau - PT Angkasa Pura Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendukung penambahan frekuensi penerbangan rute Singapura-Lombok pulang-pergi dari empat kali menjadi 10 kali per pekan guna memperkuat konektivitas penerbangan internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

General Manager Bandara Lombok Aidhil Philip Julian mengatakan penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan maskapai terhadap potensi pasar internasional di Pulau Lombok.

“Penambahan frekuensi ini memberi banyak pilihan bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku bisnis yang melakukan perjalanan ke/dari Lombok dan Singapura. Jadwal penerbangan Scoot kini tersedia setiap hari dengan beberapa hari tertentu lebih dari satu frekuensi penerbangan,” ungkapnya.

Konektivitas Internasional Semakin Kuat

Aidhil menyebut peningkatan frekuensi penerbangan merupakan kabar baik bagi masyarakat serta sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat yang terus berkembang.

“Penambahan frekuensi penerbangan ini merupakan kabar baik bagi masyarakat dan sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Menurut dia, bertambahnya jadwal penerbangan tidak hanya memberikan alternatif perjalanan yang lebih fleksibel bagi pengguna jasa, tetapi juga menunjukkan meningkatnya permintaan perjalanan internasional dari dan menuju Lombok.

Dukung Pariwisata dan Investasi NTB

Bandara Lombok menilai penambahan penerbangan Singapura-Lombok akan memperkuat aksesibilitas daerah sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

“Penambahan frekuensi penerbangan ini diharapkan semakin memperkuat aksesibilitas Lombok sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan kegiatan ekonomi lainnya di Nusa Tenggara Barat,” ujar Aidhil.

Mulai Juni 2026, maskapai Scoot mengoperasikan total 10 penerbangan per minggu untuk rute Singapura-Lombok pulang-pergi dengan jadwal yang tersedia setiap hari dan tambahan frekuensi pada hari tertentu.

Penambahan layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan mobilitas wisatawan mancanegara, pelaku usaha, serta masyarakat yang melakukan perjalanan antara Indonesia dan Singapura.

Penulis :
Aditya Yohan