
Pantau - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menargetkan pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, dapat dimulai pada Juli 2026 setelah proses administrasi dan kesiapan lahan mencapai hampir 100 persen.
Dokumen dan Kesiapan Lahan Hampir Rampung
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Willopo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang didukung pemerintah daerah melalui penyediaan lahan seluas 8,37 hektare dan pemenuhan dokumen pendukung.
"Saat ini progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan telah mencapai hampir 100 persen," katanya di Batang, Selasa.
Menurutnya, dokumen lingkungan seperti upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL) serta Detail Engineering Design (DED) hampir selesai disusun.
Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan persetujuan bangunan gedung dan analisis dampak lalu lintas.
Willopo memastikan lokasi pembangunan telah memenuhi ketentuan tata ruang dan berada di kawasan permukiman perkotaan.
"Lahan yang kami siapkan dipastikan tidak berada di kawasan lahan sawah yang dilindungi maupun lahan pertanian pangan berkelanjutan, statusnya sudah bersertifikat, serta telah dinyatakan clean and clear atau bebas sengketa," ungkapnya.
Ia menambahkan pemerintah daerah menargetkan tahapan awal seperti tender, penghapusan aset, cut and fill, hingga land clearing segera dilaksanakan.
"Harapannya pada Juli 2026 pembangunan fisik atau konstruksi sudah bisa dimulai baik di awal maupun akhir bulan ini," ujarnya.
Diharapkan Berikan Dampak Ekonomi bagi Warga
Willopo menilai kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kebutuhan siswa berasrama, guru, tenaga pendidik, hingga petugas alih daya akan membuka peluang usaha baru bagi warga lokal.
“Keberadaan sekolah ini diharapkan memberi dampak berantai terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu sekolah juga dirancang memiliki fasilitas sosial, seperti lapangan sepak bola dan lapangan basket, yang diharapkan dapat dimanfaatkan bersama masyarakat sekitar sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.
Ia mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari pemerintah desa, kecamatan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Subah, dan masyarakat setempat.
"Masyarakat mendukung dan berharap pembangunan ini bisa segera terealisasi secepatnya. Kami komitmen menyiapkan seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangan daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





