HOME  ⁄  Nasional

KP2MI Resmikan Helpdesk Migran di Batam untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KP2MI Resmikan Helpdesk Migran di Batam untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Foto: (Sumber : Peresmian helpdesk P2MI di Pelabuhan International Batam Center oleh Menteri P2MI Mukhtarudin (kedua dari kanan), didampingi oleh Kepala BP3MI Kepri Imam Riyadi (kanan) di Batam, Kepri, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Amandine Nadja.)

Pantau - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meresmikan Helpdesk Pelindungan Pekerja Migran di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kepulauan Riau, guna memperkuat perlindungan dan pelayanan bagi pekerja migran Indonesia (PMI), terutama di wilayah perbatasan yang menjadi pintu keluar masuk pekerja migran.

Peresmian helpdesk dilakukan langsung oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin di Batam pada Selasa.

“Kita berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di sini, baik dalam konteks pencegahan maupun pelayanan pekerja migran, baik yang akan berangkat, pulang ke Indonesia, maupun yang dideportasi dari Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.

Negara Perkuat Perlindungan PMI di Wilayah Perbatasan

Mukhtarudin menegaskan kehadiran helpdesk merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses bagi pekerja migran, termasuk mereka yang mengalami persoalan akibat berangkat secara nonprosedural.

“Negara tetap hadir karena bagaimanapun mereka adalah warga negara Indonesia. Dengan adanya helpdesk ini kami ingin meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi pekerja migran,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar menggunakan jalur resmi melalui KP2MI, balai layanan di daerah, maupun perusahaan yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi PMI prosedural bisa melalui KP2MI, balai-balai di daerah, dan juga perusahaan yang sudah terdaftar dalam SISKOP2MI,” ujarnya.

Jadi Pusat Informasi dan Pencegahan TPPO

Kepala BP3MI Kepulauan Riau Imam Riyadi menjelaskan helpdesk di Pelabuhan Internasional Batam Center akan berfungsi sebagai pusat layanan informasi, monitoring keberangkatan PMI, serta perlindungan terhadap pekerja migran yang rentan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Pertama sebagai tempat monitoring pemberangkatan PMI ke luar negeri, karena harus sesuai dengan identitas dan jumlah PMI saat pengajuan Orientasi Pra-Penempatan (OPP),” katanya.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi resmi mengenai prosedur keberangkatan, konsultasi penempatan kerja di luar negeri, hingga verifikasi dokumen.

Imam menambahkan BP3MI Kepri juga telah mengoperasikan helpdesk migran di Pelabuhan Harbour Bay, Sri Bintan Pura, dan Pelabuhan Karimun.

Selain itu, tiga Migran Center telah dibangun di Batam Tourism Polytechnic, Politeknik Negeri Batam, dan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang sebagai pusat edukasi dan informasi pekerja migran.

Pemerintah berharap kehadiran helpdesk dan Migran Center dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan aman.

Penulis :
Ahmad Yusuf