
Pantau - Sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Temanggung yang sempat menghentikan operasional selama beberapa hari terakhir dipastikan kembali beroperasi mulai Rabu (10/6/2026) setelah dana operasional yang ditunggu akhirnya dicairkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan penghentian sementara operasional 22 SPPG terjadi karena proses pencairan dana operasional yang belum selesai.
Ia mengungkapkan, "Dari hasil koordinasi dengan wilayah Kabupaten Temanggung, memang dilaporkan ada 22 SPPG yang berhenti operasi sementara karena proses pencairan dana. Saat itu diinformasikan, alhamdulillah pada Senin sore ini dana tersebut sudah cair."
Dana Cair, Produksi dan Distribusi Disiapkan Kembali
Dana operasional yang menjadi kendala utama tersebut telah dicairkan pada Senin sore (8/6/2026).
Meski demikian, pengelola SPPG tidak dapat langsung mengaktifkan kembali layanan karena memerlukan waktu untuk menyiapkan bahan makanan, mengatur proses produksi, dan mempersiapkan distribusi makanan kepada masyarakat.
Tri Winarno menjelaskan, "Karena dana baru diterima Senin sore, tentu dalam waktu yang sangat singkat tidak memungkinkan untuk langsung melakukan produksi. Oleh karena itu, hari ini masih ada yang belum beroperasi, namun direncanakan mulai besok pagi kegiatan produksi dan distribusi dapat kembali berjalan."
Mulai Rabu pagi (10/6/2026), kegiatan produksi dan distribusi makanan dari 22 SPPG tersebut direncanakan kembali berjalan normal.
Status Pengajuan SPPG Terus Diproses
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 78 SPPG telah mendapatkan pembaruan status dari total 112 pengajuan yang masuk.
Sebagian pengajuan telah diproses oleh pihak terkait.
Sebagian pengajuan lainnya masih menunggu tahapan verifikasi sebelum memperoleh status lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap seluruh kendala administratif dan pendanaan dapat segera diselesaikan agar seluruh SPPG dapat beroperasi normal dan program penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat berjalan tanpa hambatan.
SPPG merupakan unit layanan yang mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi serta distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
- Penulis :
- Arian Mesa





