HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana Merdeka

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Presiden Prabowo dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Gelar Pertemuan Empat Mata di Istana Merdeka
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier (kiri) melakukan pertemuan empat mata di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh).)

Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier menggelar pertemuan empat mata di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan untuk memperkuat hubungan strategis kedua negara.

Pertemuan Tertutup Digelar Usai Upacara Penyambutan

Setelah mengikuti upacara penyambutan resmi, Presiden Steinmeier memasuki Istana Merdeka dan mengisi buku tamu kenegaraan dengan didampingi Presiden Prabowo.

Kedua kepala negara kemudian saling berjabat tangan dan melakukan sesi foto bersama sebelum melanjutkan agenda tête-à-tête atau pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden Prabowo.

Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup dan hanya dihadiri oleh kedua pemimpin negara yang tampak berbincang sambil duduk berdampingan.

Fokus Perkuat Kemitraan Indonesia dan Jerman

Pertemuan empat mata itu diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman di berbagai sektor.

Dalam kunjungan ini, kedua negara menekankan tujuan bersama untuk memperluas kerja sama di bidang bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, dan kebudayaan.

Indonesia dan Jerman juga menggarisbawahi komitmen bersama terhadap demokrasi, tatanan berbasis aturan, serta keterlibatan multilateral yang kuat di kawasan Indo-Pasifik.

Selain agenda di Istana Merdeka, Presiden Frank-Walter Steinmeier dijadwalkan mengikuti diskusi dengan sejumlah ahli dari lembaga kajian lokal mengenai peran kekuatan menengah dan posisi Jerman dalam dinamika tatanan global.

Penulis :
Ahmad Yusuf