
Pantau - Badan Tim Nasional (BTN) Perbasi menambah lima pemain muda ke dalam pemusatan latihan nasional timnas bola basket putri Indonesia sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Lima pemain yang mendapat panggilan tambahan tersebut adalah Nurlaela Azhara, Anggita Yuliani Putri, Jesslyne Jaya Wiyanto, Pegi Maulani, dan Anastasya Virly.
Manajer timnas bola basket putri Indonesia Handoyo mengatakan pemanggilan dilakukan setelah tim pelatih melihat potensi para pemain selama penyelenggaraan Campus League.
"Tim pelatih melihat ada beberapa talenta potensial selama penyelenggaraan Campus League yang belum pernah dipanggil timnas, sekaligus menjadi acuan untuk ke depannya karena yang dipanggil mayoritas pemain muda," ungkap Handoyo.
Perbasi menilai regenerasi menjadi salah satu fokus utama dalam pembentukan skuad menuju Asian Games 2026.
Handoyo menjelaskan Anggita Yuliani Putri masih berusia 19 tahun.
Sementara Jesslyne Jaya Wiyanto dan Anastasya Virly saat ini berusia 20 tahun.
Adapun Pegi Maulani baru menginjak usia 21 tahun pada April 2026.
Sebelumnya BTN Perbasi telah memanggil 24 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan nasional yang dimulai sejak 3 Mei 2026.
Beberapa pemain dalam daftar tersebut juga diproyeksikan memperkuat timnas basket putri nomor 3x3.
Handoyo menyebut perkembangan latihan sejauh ini berjalan sesuai harapan tim pelatih.
"Saat ini masih ada sekitar 16 pemain belum ditambah dengan pemain tambahan dan yang akan datang dari overseas, serta ada nama yang terdaftar di 5x5 dan 3x3 juga," katanya.
Menurut dia, para pemain yang lebih dulu bergabung telah mampu menyerap materi latihan yang diberikan oleh tim pelatih.
Tim pelatih juga telah menyiapkan program latihan yang akan disesuaikan dengan komposisi pemain yang terus berkembang selama pelatnas berlangsung.
Timnas bola basket putri Indonesia saat ini dipimpin pelatih kepala asal Lithuania, Gitautas Kievina.
Perbasi berharap tambahan pemain muda tersebut dapat memperkuat kedalaman skuad sekaligus menjadi bagian dari regenerasi jangka panjang tim nasional menjelang Asian Games 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan





