
Pantau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Thaha memprediksi wilayah Provinsi Jambi masih berpotensi diguyur hujan selama satu pekan ke depan akibat pengaruh sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatra.
Prakirawan BMKG Benedy Fajar menyampaikan potensi hujan tersebut masih perlu diwaspadai masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Dalam satu minggu ke depan masih terdapat potensi hujan di wilayah Provinsi Jambi," ungkap Fajar.
Sirkulasi Siklonik Jadi Pemicu Hujan
Fajar menjelaskan hujan yang mengguyur Jambi sejak Kamis pagi merupakan fenomena alami dan tidak berkaitan dengan program Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang sebelumnya dilakukan pemerintah.
Menurutnya, terdapat sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatra yang memicu terbentuknya pola konvergensi serta daerah belokan angin di wilayah Jambi.
Kondisi tersebut diperkuat oleh kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas atmosfer di wilayah Jambi.
Fajar mengatakan kombinasi faktor tersebut memicu pertumbuhan awan hujan yang berpotensi menyebabkan curah hujan di berbagai wilayah Provinsi Jambi.
Masyarakat Diminta Waspadai Perubahan Cuaca
BMKG mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi pengguna transportasi darat, laut, dan udara.
Selain itu, warga yang melakukan aktivitas luar ruangan seperti olahraga dan wisata juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial @infobmkg dan @bmkg_jambi.
Fajar menegaskan informasi cuaca akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kondisi atmosfer sehingga masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








